Artikel ini bagian dari panduan kami tentang alat transkripsi musik terbaik.
Kami membuat Songscription, jadi kami punya kepentingan dalam perbandingan ini. Kami berusaha membandingkan kelebihan dan kelemahan tiap alat dengan adil, termasuk menyebut kapan alat lain lebih cocok untuk pemula. Hasil mencoba sendiri tetap akan menentukan pilihan kita.
Banyak panduan transkripsi menganggap pembacanya sudah mengenal istilah musik. MusicXML, polifoni, dan kuantisasi disebut tanpa penjelasan. Kalau baru mulai, istilah-istilah itu belum banyak membantu. Kita punya lagu yang ingin dipelajari dan menduga perangkat lunak bisa mengubahnya menjadi not. Dari kebutuhan itu, kita bisa mulai memilih alat yang cocok untuk pemula tanpa harus menguasai semua istilahnya dulu.
Kenali beberapa istilah yang sering muncul
- Transkripsi berarti mengubah rekaman menjadi notasi musik. Alatnya mendengarkan rekaman, lalu menuliskan not-notnya.
- Piano roll berupa kisi berisi kotak-kotak berwarna. Kotak yang posisinya lebih atas punya nada lebih tinggi. Semakin lama bunyi notnya, semakin lebar kotaknya. Pola ini bisa dibaca tanpa latihan khusus.
- MIDI adalah file yang berisi data not. Masukkan ke perangkat lunak musik untuk memainkannya dengan berbagai suara instrumen.
- MusicXML adalah file yang berisi partitur. Buka di editor notasi untuk merapikan atau mencetaknya.
- Polifonik berarti beberapa not berbunyi bersamaan, seperti akor piano. Ini lebih sulit ditranskripsikan daripada satu jalur melodi.
Dengan istilah-istilah ini, kita sudah bisa mulai mencoba. Untuk penjelasan lebih jauh, baca perbedaan MusicXML dan MIDI atau perbedaan piano roll dan partitur. Keduanya menjelaskan konsepnya tanpa banyak jargon.
Bedakan alat transkripsi dan editor notasi
Saat mencari “perangkat lunak transkripsi gratis”, banyak orang menemukan MuseScore, lalu bingung harus mulai dari mana. MuseScore bagus untuk menyunting notasi, tapi fungsinya adalah membantu kita menulis musik dari halaman kosong. MuseScore tidak mendengarkan rekaman lalu mencari tahu not-notnya. Untuk itu, kita perlu jenis alat yang berbeda.
Kalau yang kita butuhkan adalah “ubah lagu ini menjadi partitur”, gunakan alat transkripsi AI dulu. Setelah itu, rapikan hasilnya di editor gratis seperti MuseScore. Panduan tentang perangkat lunak transkripsi musik gratis terbaik menjelaskan perbedaan ini lebih lanjut.
Pilih alat untuk mulai mencoba
Pilihan ini dinilai dari langkah awal penggunaannya, bukan banyaknya fitur untuk profesional.
- Songscription. Berjalan di browser tanpa perlu diinstal. Unggah rekaman atau tempel tautan, pilih alat musik, lalu lihat hasilnya sebagai partitur dan piano roll. Piano roll bisa dibaca tanpa latihan khusus. Ada pilihan gratis untuk mencoba, dengan dukungan untuk piano dan banyak alat musik lain. Cocok untuk mulai mencoba transkripsi.
- Melody Scanner. Punya aplikasi ponsel untuk bersenandung atau merekam saat bepergian. Pilihan gratisnya berfokus pada mikrofon dan YouTube; mengunggah file sendiri adalah fitur berbayar. Cocok untuk mencatat melodi dengan cepat.
- AnthemScore. Aplikasi desktop yang perlu diinstal dan dibeli sekali, tanpa langganan. Cocok sebagai langkah berikutnya kalau kita lebih suka aplikasi yang terpasang di komputer dan bisa dipakai tanpa internet.
Perbandingan lebih rinci ada di Songscription vs Melody Scanner dan Songscription vs AnthemScore.
Periksa kebutuhan awal, sisihkan yang belum perlu
Saat baru mulai, pilih berdasarkan kebutuhan yang langsung memengaruhi cara kita memakai hasilnya.
- Coba pilihan gratisnya. Gunakan rekaman sendiri sebelum membayar.
- Periksa alur unggahnya. Cari alat yang bisa menerima file MP3 atau tautan tanpa perlu membaca panduan pemakaian.
- Periksa dukungan alat musiknya. Hasil transkripsi piano paling bisa diandalkan. Untuk alat musik lain, periksa apakah alat musik yang kita mainkan didukung.
- Pilih hasil yang bisa dibaca. Tampilan piano roll bisa dipakai meski kita belum bisa membaca notasi.
Sisihkan dulu persentase akurasi dalam iklan, format ekspor yang jarang dipakai, dan alat untuk pekerjaan profesional di studio. Hasil percobaan pertama tidak akan selalu tepat, apa pun alatnya. Rekaman solo yang bersih memberi hasil terbaik. Rekaman ponsel yang berisik dan diambil dari jauh tidak akan memberi hasil sebaik itu. Panduan untuk memperoleh transkripsi musik AI yang akurat menjelaskan cara merekam yang bisa memperbaiki hasilnya.
Buat transkripsi pertama dalam lima menit
Pilih lagu dengan bagian yang terdengar jelas dan ingin kita pelajari. Kalau bisa, gunakan rekaman yang cukup bersih. Buka alat berbasis browser, unggah file atau tempel tautan, pilih alat musik, lalu jalankan transkripsinya. Baca piano roll dan ikut main bersama lagunya. Partitur bisa dipelajari setelah kita terbiasa mengikuti hasilnya.
Di halaman transkripsi pertama dari audio menjadi partitur, kita bisa mengubah lagu yang kita sukai menjadi partitur tanpa biaya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Alat transkripsi musik AI apa yang paling praktis untuk pemula?
Alat berbasis web yang tidak perlu diinstal paling praktis untuk mulai mencoba transkripsi. Unggah rekaman atau tempel tautan, lalu baca hasilnya di browser. Songscription bekerja dengan cara ini dan menampilkan musik sebagai notasi standar maupun piano roll. Kita bisa mengikuti lagunya meski belum bisa membaca partitur. Mulai dengan potongan rekaman pendek lewat pilihan gratis, lalu lihat partiturnya muncul.
Apakah MuseScore termasuk alat transkripsi?
Bukan. MuseScore adalah editor notasi untuk menulis dan menyunting partitur dari halaman kosong. MuseScore tidak mendengarkan rekaman lalu mencari tahu not-notnya. Aplikasi ini gratis dan bagus untuk menyunting notasi, tapi untuk mengubah lagu menjadi partitur secara otomatis, gunakan alat transkripsi AI dulu. Hasilnya bisa dirapikan di MuseScore sesudahnya.
Apakah kita harus bisa membaca notasi untuk memakai alat transkripsi AI?
Tidak perlu. Kebanyakan alat menampilkan hasilnya sebagai piano roll, yaitu kisi berisi kotak-kotak berwarna. Kotak yang posisinya lebih atas punya nada lebih tinggi. Semakin lama bunyi notnya, semakin lebar kotaknya. Kita bisa membaca pola ini sekilas tanpa latihan khusus, lalu langsung memakainya untuk belajar lagu. Notasi standar bisa dipelajari sambil memakai alatnya; alat transkripsi sudah bisa dipakai sebelum kita lancar membaca partitur.
Apa yang belum perlu dipikirkan pemula saat memilih alat transkripsi?
Sisihkan dulu persentase akurasi dalam iklan, format ekspor lanjutan yang belum dibutuhkan, dan alat untuk pekerjaan profesional di studio. Cari pilihan gratis yang bisa dicoba, alur unggah audio yang tidak rumit, dukungan untuk alat musik yang kita mainkan, serta hasil yang bisa kita baca. Coba rekaman sendiri lewat pilihan gratis dari beberapa alat, lalu pilih yang hasilnya paling mendekati not yang sebenarnya.