ReferensiPartiturAndrew Carlins•Waktu baca: 7 menit

Mendapatkan akor dan partitur untuk lagu penyembahan spontan

Momen yang paling menyentuh saat penyembahan sering muncul spontan, tanpa lembar akor. Kita bisa menuliskan lagu spontan itu dari rekamannya, begitu juga lagu yang baru rilis dan belum tersedia partiturnya dari penerbit.

Membuat lembar akor dan lead sheet dari rekaman penyembahan spontan atau lagu yang baru rilis dan belum punya partitur terbitan

Artikel ini bagian dari panduan kami untuk mendapatkan akor lagu apa pun.

Lagu yang muncul spontan saat penyembahan dan lagu yang baru rilis punya satu kesamaan: belum ada partitur yang diterbitkan. Lagu itu mungkin baru pertama kali dinyanyikan di ruangan tersebut, atau baru dirilis Jumat lalu dan belum masuk ke katalog partitur. Untuk mendapatkan akor dan lead sheet yang bisa diandalkan, kita perlu mentranskripsikan rekaman yang tersedia, baik video resmi penampilan langsung maupun audio. Setelah itu, ubah nada dasarnya agar cocok untuk tim kita. Prosesnya lebih cepat dari perkiraan kita.

Saat lagu yang diperlukan belum ada di SongSelect, kita mulai dari rekamannya, membuat lembar akor dan lead sheet, lalu menyesuaikan nada dasarnya dengan suara vokalis. Hasilnya perlu akurat dan siap sebelum latihan. Kalau kita cuma mengandalkan tebakan, kesalahannya bisa baru terasa saat dimainkan pada ibadah Minggu pagi.

Kenapa lagu yang kita perlukan belum punya partitur

Katalog partitur yang biasa dipakai tim musik gereja memuat lagu yang sudah diterbitkan dan didaftarkan. CCLI SongSelect menyediakan akor, lead sheet, dan partitur vokal untuk banyak sekali lagu. Namun, sebuah lagu baru muncul setelah pemilik hak ciptanya terdaftar dan partiturnya selesai dibuat. PraiseCharts bekerja sama dengan artis dan penerbit besar, lalu menambahkan lagu baru secara bertahap, sering kali dalam beberapa minggu setelah singel studio dirilis. Keduanya membantu untuk lagu yang sudah tersedia. Yang menjadi kendala adalah waktu penerbitan dan jenis lagunya.

Ada dua situasi yang belum terlayani. Pertama, lagu yang baru rilis. Singel dari grup seperti Elevation Worship, Bethel Music, UPPERROOM, atau Maverick City bisa sudah masuk daftar lagu ibadah Minggu di banyak gereja beberapa hari sebelum partiturnya tersedia. Pengurusan lisensi dan penataan notasi perlu waktu. Kedua, bagian penyembahan yang muncul spontan, dan ini lebih sulit lagi. Banyak lagu yang paling disukai dari komunitas-komunitas ini bermula dari bagian spontan dalam penampilan langsung. Pemimpin penyembahan mengikuti melodi yang belum pernah ditulis. Banyak momen seperti itu tidak pernah dirilis sebagai singel tersendiri, jadi sama sekali tidak masuk proses pendaftaran. Tidak ada partitur yang bisa dicari.

Tim biasanya mengatasinya dengan dua cara, masing-masing dengan kendalanya. Kita bisa mempelajari lagu lewat pendengaran, tapi itu bisa menghabiskan waktu seorang pemain selama seminggu dan hasilnya sulit dibagikan ke anggota band lain. Pilihan lain adalah mengambil lembar akor dari situs komunitas. Transkripsi buatan sukarelawan bisa memakai nada dasar yang salah, melewatkan akor peralihan, atau keliru. Kalau baru ketahuan di tengah latihan, semua ikut tersendat. Mentranskripsikan rekaman aslinya sendiri menjadi pilihan yang bisa diandalkan. Untuk pembahasan yang mencakup lagu penyembahan secara umum, baca panduan lembar akor untuk lagu penyembahan.

Mulai dari rekaman yang tersedia

Kalau belum ada partitur terbitan, jadikan rekaman sebagai acuan. Untuk bagian spontan, sumbernya biasanya video resmi penampilan langsung, seluruh sesi penyembahan yang diunggah gereja atau artis, atau rekaman audio penampilan itu. Untuk singel baru, gunakan versi studionya. Pilih sumber resmi dengan audio yang jelas daripada klip ponsel yang direkam dari belakang ruangan. Semakin bersih audionya, semakin akurat hasil proses berikutnya.

Rekaman penyembahan langsung sering berisi banyak suara sekaligus. Band lengkap, bunyi pad, vokal, dan suara ruangan bercampur, dan campuran padat seperti ini paling sulit ditranskripsikan. Kerjakan satu instrumen dulu. Akor dan struktur lagu biasanya terdengar di keyboard atau gitar akustik. Memisahkan bagian itu memberi hasil yang jauh lebih jelas daripada mencoba menangkap semua suara sekaligus. Kalau kita ingin menuliskan seluruh bagian band, Multi-Instrument menuliskan setiap bagian dalam sekali proses, tapi hasil dari rekaman ruangan yang padat perlu lebih banyak perbaikan. Rekamannya juga bisa dipotong sesuai bagian yang diperlukan, misalnya bridge spontan atau reff baru, tanpa memproses sesi sepanjang dua puluh menit.

Buat lembar akor dan lead sheet

Dari rekaman itu, kita membutuhkan dua bentuk partitur untuk anggota tim yang berbeda. Lembar akor memuat akor di atas lirik. Pemain gitar, bas, dan keyboard membacanya untuk mengikuti lagu. Lead sheet menambahkan notasi melodi pada paranada di bawah akor. Vokalis dan pemain instrumen melodi memerlukannya untuk membawakan melodi yang tepat, bukan sekadar mengikuti harmoninya. Kalau perbedaannya belum jelas, baca penjelasan tentang lead sheet.

Alat transkripsi khusus bisa menghasilkan keduanya dari audio yang sama. Alat itu mendeteksi not, mengenali akor dan nada dasar, lalu membuat lembar akor serta lead sheet dengan melodi pada paranada. Pekerjaan ini berbeda dan lebih sulit daripada meminta akor dari chatbot umum. Chatbot cenderung mengarang progresi yang terdengar masuk akal, padahal tidak pernah dimainkan dalam rekaman. Untuk rekaman langsung yang padat, anggap hasilnya sebagai draf awal yang sudah banyak membantu. Cocokkan dengan rekaman dan perbaiki bagian yang terlewat. Nada dasar dan sebagian besar akor akan dikenali dengan cepat, jadi sebagian besar pekerjaan sudah selesai. Cara yang lebih lengkap ada dalam panduan mendapatkan akor lagu apa pun dan mencari partitur lagu apa pun.

Sesuaikan nada dasar untuk vokalis dan tim

Nada dasar dalam rekaman jarang menjadi pilihan yang paling cocok untuk tim kita. Pemimpin penyembahan bisa memilih nada dasar yang sangat tinggi saat rekaman langsung karena sesuai dengan suaranya dan suasana saat itu. Bagi vokalis kita, nada dasar itu mungkin terlalu tinggi. Sebelum membagikan partitur, transposisikan ke nada dasar yang sesuai dengan jangkauan suara vokalis dan nyaman dimainkan tim. Prinsip yang sama dibahas dalam panduan transposisi ke nada dasar yang lebih nyaman dimainkan, dan berlaku juga untuk lagu-lagu penyembahan.

Karena kita membuat transkripsinya sendiri, partiturnya bisa diedit, bukan berupa PDF yang terkunci. Dengan satu tindakan, akor dan notasi melodi berpindah bersama ke nada dasar baru. Cetak atau bagikan versi itu ke seluruh tim agar semua membaca partitur yang sama.

Mentranskripsikan rekaman untuk mempelajari dan memainkan lagu adalah penggunaan yang umum untuk alat-alat ini. Saat menggandakan dan mencetak lagu untuk tim, kita harus mengikuti ketentuan CCLI Church Copyright License yang dimiliki gereja kita. Lisensi itu mencakup salinan untuk nyanyian jemaat, bahkan aransemen buatan sendiri kalau belum ada aransemen terbitan. Namun, tidak semua penggunaan tercakup. Periksa ketentuan lisensinya kalau belum yakin tentang penggunaan tertentu.

Gunakan Songscription untuk menyiapkan lagu penyembahan

Di Songscription, kita bisa membuat transkripsi lalu mengubah nada dasarnya di tempat yang sama. Tempel tautan video penampilan langsung atau unggah audionya. AI mendeteksi not dan menghasilkan lembar akor, lead sheet dengan melodi pada paranada, serta nada dasar yang dikenali, tanpa perlu memasukkan not secara manual. Di editor bawaan, ubah nada dasarnya dengan satu kontrol agar cocok untuk vokalis, perbaiki akor yang kurang jelas dalam rekaman, lalu ekspor partitur yang sudah rapi untuk dimainkan. Songscription berjalan di browser tanpa instalasi, jadi bisa dipakai saat tim menyiapkan lagu pada hari-hari sebelum ibadah.

Ada dua fitur yang membantu saat rekaman langsung berisi banyak suara. Kita bisa memisahkan satu instrumen agar akor diambil dari keyboard atau gitar akustik saja. Dibandingkan membaca seluruh campuran audio, cara ini paling banyak meningkatkan akurasi untuk rekaman penyembahan. Kecepatan pemutaran juga bisa diturunkan tanpa mengubah tinggi nada. Saat mencocokkan rangkaian nada spontan yang cepat dengan partitur, putar pada setengah kecepatan agar nada yang tadi terlewat bisa terdengar.

Paket gratis mentranskripsikan hingga 30 detik. Durasi itu cukup untuk menuliskan satu reff spontan atau bridge baru yang pendek dan memeriksa sendiri kualitas hasilnya. Paket berbayar bisa memproses lagu utuh saat kita memerlukan satu lagu penuh untuk dibawakan. Masukkan rekamannya lewat halaman audio ke partitur. Kita bisa mendapatkan partitur yang akurat dalam nada dasar tim, sudah ditransposisikan dan siap jauh sebelum latihan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa lagu penyembahan yang baru rilis belum punya partitur?

Katalog seperti CCLI SongSelect dan PraiseCharts hanya memuat lagu yang sudah diterbitkan dan didaftarkan. Prosesnya perlu waktu. Label rekaman atau penerbit harus mengurus lisensi lagu dan menyiapkan partiturnya, biasanya dalam beberapa minggu setelah singel studio dirilis. Bagian spontan dalam penampilan langsung bahkan mungkin tidak pernah dirilis sebagai singel, jadi tidak pernah masuk ke proses itu. Selama belum ada partitur terbitan, rekaman yang kita punya adalah satu-satunya sumber. Transkripsi menjadi cara yang bisa diandalkan untuk membuat partiturnya.

Bolehkah kita mentranskripsikan lagu penyembahan untuk tim musik?

Mentranskripsikan rekaman untuk mempelajari dan memainkan lagunya adalah penggunaan yang umum. Alat-alat ini memang dibuat untuk itu. Penggunaan hasil cetaknya harus sesuai dengan CCLI Church Copyright License yang dimiliki gereja kita. Lisensi itu mencakup penggandaan lagu dan lirik untuk nyanyian jemaat, bahkan pembuatan aransemen sendiri kalau belum ada aransemen terbitan. Namun, lisensi itu tidak mencakup salinan untuk penampilan solo atau paduan suara maupun penggunaan lain. Kalau belum yakin apakah penggunaan tertentu tercakup, periksa ketentuan lisensi di CCLI sebelum mencetak dan membagikan salinannya.

Seberapa akurat partitur buatan AI dari rekaman penyembahan langsung?

Ketepatannya bergantung pada rekaman. Hasil transkripsi rekaman piano dan vokal atau gitar akustik yang jelas jauh lebih akurat daripada hasil transkripsi rekaman langsung dengan band lengkap, bunyi pad, dan suara ruangan yang ramai. Pisahkan satu instrumen, misalnya keyboard atau gitar akustik, agar hasilnya lebih jelas. Anggap hasil transkripsi sebagai draf awal yang sudah banyak membantu. Nada dasar dan sebagian besar akor bisa dikenali dengan cepat, lalu kita cocokkan dengan rekaman dan perbaiki bagian yang terlewat sebelum latihan.

Bisakah partiturnya dibuat dalam nada dasar yang cocok untuk vokalis kita?

Bisa. Hasil transkripsi memakai nada dasar asli rekaman. Dengan satu kontrol di editor bawaan, kita bisa mentransposisikan seluruh lembar akor dan lead sheet ke nada dasar apa pun. Kalau versi langsungnya terlalu tinggi untuk vokalis, turunkan ke nada dasar yang sesuai dengan jangkauan suaranya dan nyaman dimainkan tim. Setelah itu, ekspor hasil transposisinya agar seluruh tim membaca versi yang sama.

Tentang penulis

Andrew Carlins

Ditulis oleh

Andrew Carlins

Salah satu pendiri dan CEO Songscription

Andrew mendirikan Songscription di Stanford bersama beberapa teman sesama musisi. Mereka sudah bosan mencari partitur lagu yang ingin dimainkan, tapi tidak kunjung menemukannya. Sejak kecil, ia bermain piano dan saksofon bariton serta tampil di teater musikal. Meski sudah bertahun-tahun tidak tampil, ia masih menganggap dirinya cukup jago. Ia menulis tentang cara membuat partitur dari rekaman lagu.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.