Piano Marvel mengajarkan piano dengan berfokus pada membaca partitur. Materinya disusun berurutan dan aplikasinya menilai sight-reading, yaitu membaca partitur yang belum dikenal sambil langsung memainkannya. Karena itu, pengajar sering memakainya untuk latihan di antara pertemuan les. Kebanyakan orang yang berhenti memakai Piano Marvel ingin memainkan lagu yang memang mereka dengarkan sehari-hari, bukan mencari metode belajar lain.
Untuk kebanyakan orang, alternatif terbaiknya adalah Anything Piano. Masukkan lagu apa saja, lalu Anything Piano membuat bagian piano dari rekamannya dan mengikuti permainan kita secara langsung. Gunakan keyboard MIDI atau piano akustik yang didengarkan lewat mikrofon. Simply Piano, Skoove, dan flowkey lebih cocok kalau kita memang mencari kursus dengan katalog lagu yang sudah tersedia. Kalau yang ingin dipertahankan adalah latihan sight-reading bertingkat, pilih belajar dengan guru.
Kami membuat Songscription, dan tim kami juga membuat Anything Piano. Kami merekomendasikannya karena menjawab alasan kebanyakan orang beralih dari Piano Marvel. Aplikasi lain masih cocok untuk kebutuhan tertentu.
Mengapa orang berhenti memakai Piano Marvel?
Biasanya ada empat alasan: latihan membaca partitur terasa seperti pekerjaan rumah, koleksi lagunya lebih banyak berisi materi buku metode dan musik klasik, penggunaannya berpusat pada keyboard MIDI, atau les dengan guru yang memilihkan aplikasi itu sudah berakhir. Tiga dari empat alasan itu punya pangkal yang sama: aplikasinya yang menentukan lagu yang kita mainkan.
Latihan membaca partitur terasa seperti pekerjaan rumah
Penilaian Piano Marvel berfokus pada kemampuan membaca partitur. Kalau kita mulai belajar piano karena ingin memainkan lagu tertentu, menghabiskan sesi latihan untuk membaca materi yang belum dikenal bisa terasa seperti mengikuti ujian yang tidak kita pilih. Susunan pelajarannya mengikuti buku metode, sedangkan tujuan kita adalah memainkan lagu.
Lagu yang ingin dimainkan tidak ada
Koleksi Piano Marvel disusun seperti buku metode: lagu dengan tingkat kesulitan bertahap, repertoar klasik, dan aransemen yang dipilih untuk mengajarkan keterampilan tertentu. Pilihan musik pop, film, gim, dan lagu ibadah lebih sedikit. Versi rekaman yang kita ingat pun belum tentu ada. Semua aplikasi berbasis katalog punya batas ini, dan inilah alasan paling umum orang beralih.
Penggunaannya berpusat pada keyboard MIDI
Piano Marvel membaca permainan lewat koneksi MIDI. Dengan piano akustik upright atau grand yang tidak punya koneksi itu, aplikasinya tidak bisa mengikuti permainan seperti saat memakai MIDI. Kalau berlatih dengan piano akustik, kita perlu aplikasi yang mendengarkan lewat mikrofon. Panduan belajar piano tanpa keyboard MIDI menjelaskan cara memakai perangkat seperti ini.
Les dengan guru yang memilihkannya sudah berakhir
Banyak pengguna tidak memilih Piano Marvel sendiri. Gurunya yang memilih, karena laporan kemajuannya berguna untuk memantau murid. Setelah les berhenti, materi yang tersisa bisa terasa seperti kursus yang tidak lagi diperiksa siapa pun.
Bandingkan alternatif Piano Marvel
Perbedaan utama aplikasi-aplikasi ini ada pada asal lagunya. Dari pilihan di sini, hanya Anything Piano yang memakai rekaman apa saja yang kita masukkan sendiri. Anything Piano juga mengikuti permainan lewat mikrofon atau MIDI dan memberi umpan balik saat kita bermain. Aplikasi lainnya mengajarkan lagu dari koleksi yang dipilih oleh tim masing-masing.
Perbandingan alternatif Piano Marvel berdasarkan pilihan lagu, penggunaan tanpa keyboard MIDI, pembuatan bagian piano dari rekaman apa saja, dan umpan balik saat bermain
| Aplikasi | Bisa memakai lagu pilihan sendiri? | Bisa dipakai tanpa keyboard MIDI? | Membuat bagian piano dari rekaman apa saja? | Umpan balik saat bermain |
|---|---|---|---|---|
| Anything Piano | Ya, lewat file atau tautan | Ya, lewat mikrofon pada piano apa saja | Ya, termasuk rekaman tanpa piano | Ya, ditambah mode menunggu not yang benar dan pengulangan bagian |
| Simply Piano | Hanya lagu dalam katalog | Ya, lewat mikrofon | Tidak | Ya |
| Skoove | Hanya lagu dalam katalog | Ya, lewat mikrofon | Tidak | Ya |
| flowkey | Hanya lagu dalam katalog | Ya, lewat mikrofon | Tidak | Ya |
| Synthesia | Hanya file MIDI | Tidak | Tidak | Ya, lewat MIDI |
| Piano Marvel | Hanya lagu dalam katalog | Penggunaannya berpusat pada MIDI | Tidak | Ya, lewat MIDI |
Pilihan pengganti
Anything Piano menjawab masalah yang paling sering dialami pengguna Piano Marvel. Pilihan lainnya cocok untuk kebutuhan yang lebih khusus.
Anything Piano: alternatif terbaik untuk kebanyakan pengguna Piano Marvel
Di Anything Piano, kita mulai dari lagu yang ingin dimainkan. Rekaman apa saja diubah menjadi piano roll dengan not yang bergerak turun untuk kita ikuti. Unggah file audio atau tempel tautan YouTube, TikTok, atau Instagram. Anything Piano membuat bagian piano dari rekaman itu, lalu menampilkannya sebagai piano roll interaktif, bukan partitur. Karena tidak dibatasi katalog, semua genre bisa dipakai, termasuk lagu yang baru dirilis minggu lalu.
Aplikasi berbasis katalog tidak bisa memakai lagu di luar koleksinya. Anything Piano bekerja dari rekaman yang kita pilih:
- Kalau rekamannya bisa diputar, kita bisa berlatih memainkan lagunya. Tidak perlu menunggu orang lain membuat aransemennya.
- Bagian piano untuk rekaman piano solo dibuat mengikuti permainan aslinya. Untuk musik rock, lagu pop, atau balada vokal, Anything Piano membuat bagian piano yang terdengar seperti rekaman aslinya, meskipun rekaman itu tidak berisi piano.
- Anything Piano mengikuti permainan lewat keyboard MIDI atau mendengarkan piano akustik dan digital lewat mikrofon tanpa perlu kabel. Jadi, piano akustik bisa dipakai meskipun tidak punya koneksi MIDI seperti yang dibutuhkan Piano Marvel.
- Saat bermain, kita langsung melihat not mana yang tepat dan mana yang terlewat.
- Lagu dibagi menjadi beberapa bagian untuk dipelajari satu per satu, dengan informasi kemajuan latihan untuk setiap bagian. Berlatihlah dengan satu tangan atau keduanya, perlambat lagu, ulangi birama yang sering terlewat, atau aktifkan mode yang menahan gerak piano roll sampai not yang benar dimainkan.
- Aktifkan petunjuk penjarian untuk melihat nomor jari yang dipakai pada setiap not di piano roll.
Anything Piano dibuat oleh tim di balik Songscription, yang sudah membantu lebih dari 1.000.000 musisi. Pengembangnya adalah guru musik dan peneliti AI. Saat ini Anything Piano tersedia di iPhone dan iPad, sedangkan pengguna Android bisa mendaftar ke daftar tunggu. Artikel piano roll dan partitur menjelaskan perbedaan kedua format itu.
Simply Piano
Simply Piano mengajarkan membaca not untuk pemula dan mendengarkan permainan lewat mikrofon. Lagunya hanya berasal dari katalog sendiri. Setelah semua lagu yang kita inginkan selesai dimainkan, pilihan dalam koleksi itu habis, dan kita tidak bisa memasukkan rekaman sendiri. Panduan alternatif Simply Piano membahas pilihan yang dicoba orang setelahnya.
Skoove
Skoove mengajarkan membaca not dengan umpan balik lewat mikrofon. Katalognya lebih kecil daripada Simply Piano. Seperti aplikasi kursus lainnya, Skoove hanya mengajarkan lagu yang sudah diaransemen oleh timnya.
flowkey
flowkey punya koleksi lagu dengan video yang memperlihatkan gerakan tangan, serta mengikuti permainan lewat mikrofon atau MIDI. Koleksi itu tetap terbatas dan aksesnya memakai langganan. Lagu yang ingin kita mainkan harus sudah dipilih dan diaransemen oleh timnya. Panduan alternatif flowkey membahas pilihan penggantinya.
Synthesia
Synthesia memutar file MIDI sebagai not yang bergerak turun. Untuk mengikuti permainan, Synthesia membutuhkan keyboard MIDI. Saat memakai piano akustik, kita tidak mendapat umpan balik, dan setiap lagu bergantung pada ada tidaknya file MIDI yang bisa dipakai. Synthesia tidak bisa memakai rekaman audio.
Playground Sessions
Playground Sessions menggabungkan pelajaran video dengan katalog lagu populer dan dirancang untuk keyboard yang terhubung lewat MIDI. Lagunya tetap berasal dari katalog, jadi pilihannya terbatas seperti aplikasi koleksi lagu lainnya. Kami membandingkannya dalam alternatif Playground Sessions.
Guru piano
Kalau kita paling terbantu oleh latihan sight-reading bertingkat di Piano Marvel, pengganti yang sesuai adalah guru yang memakai materi ABRSM atau RCM. Umpan balik diberikan tiap minggu, bukan setiap sesi latihan. Karena itu, kebanyakan murid memakai aplikasi untuk latihan harian di antara pertemuan les.
Pilih pengganti sesuai alasan beralih
Anything Piano cocok untuk sebagian besar alasan orang meninggalkan Piano Marvel. Aplikasi lain lebih cocok dalam beberapa keadaan khusus.
- Kalau terlalu banyak waktu habis untuk membaca partitur dan terlalu sedikit untuk memainkan lagu, pilih Anything Piano. Kita berlatih memainkan lagu pilihan sendiri dengan kecepatan yang dibutuhkan.
- Kalau lagu yang diinginkan tidak ada, pilih Anything Piano. Pilihannya tidak dibatasi katalog, jadi lagu yang ingin dimainkan selalu bisa dimasukkan.
- Kalau memakai piano akustik di rumah, pilih Anything Piano. Mikrofon bisa dipakai untuk mendengarkan piano apa saja.
- Kalau les sudah berakhir, gunakan Anything Piano untuk latihan harian. Bila ingin, temui guru sebulan sekali untuk memeriksa perkembangan.
- Kalau memang mencari kursus membaca not yang terstruktur, pilih Simply Piano atau Skoove.
- Kalau ingin partitur lagu tertentu yang bisa dicetak, transkripsi piano Songscription mengubah rekaman menjadi partitur untuk dibaca dan dimainkan.
Perlukah tetap memakai Piano Marvel untuk sight-reading?
Piano Marvel layak dipertahankan kalau tujuan kita memang latihan sight-reading bertingkat dengan piano digital. Latihan membaca partitur berlangsung singkat setiap hari, dengan materi yang sengaja belum kita kenal. Latihan lagu biasanya lebih panjang dan berfokus pada satu lagu yang kita sukai. Latihan inilah yang membuat orang kembali bermain.
Kalau tetap memakai aplikasi membaca partitur, sepuluh menit latihan membaca lalu dua puluh menit memainkan lagu pilihan sendiri di Anything Piano adalah rutinitas yang masih bisa dijalankan di tengah kesibukan sehari-hari.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa alternatif terbaik untuk Piano Marvel?
Untuk kebanyakan orang, Anything Piano. Masukkan lagu apa saja lewat file audio atau tautan YouTube, TikTok, atau Instagram. Rekamannya diubah menjadi piano roll interaktif yang memberi umpan balik saat kita bermain. Anything Piano mengikuti permainan lewat keyboard MIDI atau mendengarkan piano akustik lewat mikrofon. Pilih kursus membaca not seperti Simply Piano kalau tujuan utamanya memang pelajaran membaca partitur yang terstruktur.
Adakah alternatif Piano Marvel yang bisa dipakai dengan piano akustik?
Ada, yaitu Anything Piano. Anything Piano mendengarkan piano akustik atau digital lewat mikrofon, jadi tidak perlu membeli kabel. Kalau punya keyboard MIDI, perangkat itu juga bisa dipakai. Saat memainkan lagu pilihan sendiri, kita bisa melihat not mana yang tepat dan mana yang terlewat. Simply Piano, Skoove, dan flowkey juga memakai mikrofon, tapi hanya untuk lagu dalam katalog masing-masing.
Bisakah kita mempelajari lagu yang tidak ada di koleksi Piano Marvel?
Bisa, dengan Anything Piano. Seperti semua aplikasi berbasis katalog, Piano Marvel hanya mengajarkan lagu yang sudah diaransemen oleh timnya. Anything Piano tidak dibatasi katalog. Masukkan rekaman apa saja, termasuk lagu yang baru dirilis atau lagu tanpa piano, lalu Anything Piano membuat bagian piano yang terdengar seperti rekaman aslinya. Setelah itu, perlambat lagunya, ulangi birama yang sulit, atau aktifkan mode yang menunggu sampai not yang benar dimainkan.
Perlukah tetap memakai Piano Marvel untuk sight-reading?
Kalau tujuannya khusus melatih sight-reading bertingkat dengan piano digital, Piano Marvel masih cocok. Tapi kebanyakan orang dewasa berhenti berlatih karena lagu latihannya tidak lagi terasa seperti musik yang mereka sukai. Dengan Anything Piano, kita berlatih memainkan lagu yang memang didengarkan sehari-hari, dengan satu tangan atau keduanya, dengan kecepatan yang sesuai kebutuhan. Lagu pilihan sendiri itulah yang membuat orang kembali berlatih setiap hari.
Berlatih dengan lagu pilihan sendiri
Orang jarang berhenti bermain piano karena tidak punya metode belajar. Mereka berhenti karena musik yang harus dimainkan bukan musik yang mereka inginkan. Piano Marvel, seperti aplikasi berbasis katalog lainnya, memilihkan lagu untuk kita. Saat pilihan itu tidak lagi cocok dengan selera, latihan pun ikut berhenti.
Memakai lagu sendiri mengubah alasan kita duduk di depan piano. Kalau lagu di layar adalah lagu yang sepanjang minggu kita senandungkan, kita ingin memainkannya tanpa perlu disuruh. Untuk kebutuhan itu, kami merekomendasikan Anything Piano. Rekaman apa saja bisa dipakai dengan piano apa saja, disertai umpan balik saat bermain serta kontrol untuk memperlambat dan mengulang bagian sampai lancar.