Pilih piano solo kalau lagunya akan dimainkan oleh satu pianis tanpa penyanyi. Kalau ada yang menyanyikan melodi dengan iringan piano, pilih piano + vokal. Lead sheet cocok kalau pemain akan menyusun bagiannya sendiri dari simbol akor. Isi setiap format berbeda, jadi pilih berdasarkan siapa yang akan bermain dan bernyanyi.
Untuk mendalami lead sheet, baca mengenal lead sheet. Panduan mengenal reduksi piano menjelaskan bagaimana bagian seluruh ansambel diringkas menjadi dua paranada.
Memainkan seluruh lagu dengan piano solo
Aransemen piano solo memuat seluruh lagu dalam dua paranada untuk satu pianis. Melodi biasanya dimainkan di bagian atas oleh tangan kanan, sementara harmoni dan bas dibagi di antara kedua tangan. Lagu tetap utuh tanpa penyanyi.
Format ini cocok untuk pianis yang ingin memainkan lagu sendiri, baik di rumah, dalam resital, maupun sebagai musik latar. Inilah yang biasanya dimaksud orang dengan “cover piano”.
Partiturnya memakai dua paranada yang disatukan, satu berkunci G dan satu berkunci F. Melodi menjadi bagian dari permainan piano. Lirik kadang dicetak sebagai acuan, tapi tidak perlu dinyanyikan.
Penata musik perlu membuat piano membawakan seluruh lagu. Karena itu, melodi sering dibuat lebih menonjol, misalnya dengan oktaf atau akor yang lebih penuh di bawahnya. Cara menyusunnya dibahas dalam panduan membuat cover piano.
Mengiringi penyanyi dengan partitur piano + vokal
Partitur piano + vokal memakai tiga paranada. Melodi yang dinyanyikan beserta liriknya ada di atas, lalu bagian piano dua tangan ada di bawahnya. Penyanyi membaca paranada teratas, sedangkan pianis membaca dua paranada di bawah.
Format ini cocok untuk penyanyi yang mengiringi diri sendiri dengan piano, pianis pengiring vokalis, pianis yang mengiringi latihan paduan suara dan teater musikal, serta guru vokal.
Di halaman partitur, ada satu paranada vokal dengan lirik dan sepasang paranada piano. Bagian piano mengiringi vokal dan sering ikut memainkan atau menyisipkan melodi yang dinyanyikan. Aransemennya ditulis untuk mengiringi penyanyi, bukan untuk dimainkan sendiri.
Format yang mirip adalah iringan piano, yaitu bagian piano tanpa paranada vokal. Format ini dipakai kalau penyanyi sudah hafal melodinya. Baca panduan mentranskripsikan iringan piano untuk penyanyi untuk pembahasan lebih lengkap. Kalau nada dasarnya perlu diubah agar lebih pas untuk suara penyanyi, baca mentransposisi lagu agar sesuai dengan suara.
Berimprovisasi dari lead sheet
Lead sheet memuat melodi pada satu paranada, dengan simbol akor di atasnya dan sering kali lirik di bawahnya. Iringannya tidak ditulis lengkap. Pemain menyusun iringan sendiri berdasarkan akor.
Format ini dipakai oleh musisi jazz, band yang tampil di berbagai acara, tim musik ibadah, serta penyanyi yang memberikan partitur kepada band yang dibentuk untuk satu acara. Gitaris, pemain bas, dan pianis bisa membaca halaman yang sama, lalu memainkannya dengan cara masing-masing.
Di halaman lead sheet, ada satu jalur melodi, simbol akor seperti Cmaj7 atau G/B di atasnya, dan biasanya lirik. Formatnya ringkas. Satu lagu utuh sering cukup ditulis dalam satu atau dua halaman.
Untuk memainkan lead sheet, kita perlu bisa langsung menentukan voicing akor, yaitu memilih dan menyusun nada-nada yang akan dimainkan. Kalau belum terbiasa, mulai dari panduan membaca simbol akor.
Bandingkan ketiga format
| Piano solo | Piano + vokal | Lead sheet | |
|---|---|---|---|
| Jumlah paranada | 2 (pasangan paranada berkunci G dan F) | 3 (satu untuk vokal dan dua untuk piano) | 1 |
| Melodi | Dimainkan tangan kanan pada piano | Pada paranada vokal tersendiri | Pada satu-satunya paranada |
| Harmoni | Ditulis lengkap untuk dua tangan | Ditulis lengkap dalam bagian piano | Hanya simbol akor |
| Lirik | Bisa ada sebagai acuan | Di bawah melodi vokal | Biasanya di bawah melodi |
| Pemain | Satu pianis | Penyanyi dan pianis, atau satu orang yang bernyanyi sambil bermain piano | Band atau pemain solo yang berimprovisasi dari akor |
| Keterampilan yang diperlukan | Membaca partitur piano dua tangan | Membaca partitur piano sambil mengikuti penyanyi | Menentukan voicing akor saat bermain |
| Panjang yang umum | Beberapa halaman | Beberapa halaman | Satu atau dua halaman |
Tentukan format yang dibutuhkan
Pertimbangkan dua hal: apakah ada yang bernyanyi dan apakah ada yang ingin berimprovisasi?
- Pilih piano solo untuk satu pianis tanpa penyanyi.
- Pilih piano + vokal kalau ada penyanyi dan bagian piano perlu ditulis lengkap.
- Pilih iringan piano kalau penyanyi sudah hafal melodi dan pianis hanya membutuhkan bagian pengiring.
- Pilih lead sheet untuk band, grup jazz kecil, atau tim musik ibadah yang berimprovisasi dari akor.
Kita sering membutuhkan lebih dari satu format. Seorang pemimpin pujian mungkin memakai lead sheet untuk band dan partitur piano + vokal untuk pianis. Guru bisa memberi murid aransemen piano solo untuk dipelajari, lalu lead sheet untuk berlatih voicing akor.
Buat tiap format dari rekaman
Di Songscription, unggah lagu, tempel tautan YouTube, TikTok, atau Instagram, atau rekam langsung di browser. Setelah itu, pilih aransemen yang diinginkan:
- Cover piano mengubah lagu menjadi versi piano solo, meskipun rekaman aslinya tidak memakai piano. Tingkat kesulitannya bisa dipilih lebih dulu. Contohnya dibahas dalam panduan satu lagu dalam lima tingkat kesulitan. Mulai dari pembuat cover piano.
- Piano + vokal menempatkan melodi vokal pada paranada tersendiri di atas bagian piano dua tangan. Mulai dari pembuat aransemen piano + vokal.
- Lead sheet menampilkan melodi pada satu paranada dengan simbol akor di atasnya. Mulai dari pembuat lead sheet.
- Iringan piano memuat bagian piano tanpa bagian vokal, untuk mengiringi penyanyi yang membawakan melodi.
Hasil tiap aransemen terbuka di editor. Kita bisa memperbaiki not, menambahkan lirik, dan mentransposisi sebelum mengekspor PDF, MIDI, atau MusicXML. Simbol akor dideteksi secara otomatis. Kalau ada yang tampak salah, laporkan. Seperti hasil transkripsi lainnya, cocokkan partitur dengan rekamannya sebelum mencetaknya untuk latihan bersama.
Baca panduan terkait
- Kenali formatnya lewat mengenal lead sheet dan mengenal reduksi piano.
- Untuk mengiringi penyanyi, baca mentranskripsikan iringan piano dan mentransposisi lagu agar sesuai dengan suara.
- Untuk bermain solo, baca membuat cover piano.
- Untuk membaca akor, baca membaca simbol akor.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya partitur piano solo dan piano + vokal?
Aransemen piano solo memuat seluruh lagu, termasuk melodinya, dalam dua paranada piano. Satu pianis bisa memainkannya tanpa penyanyi. Partitur piano + vokal menambahkan paranada tersendiri di atas bagian piano untuk melodi yang dinyanyikan. Bagian piano di bawahnya mengiringi penyanyi. Dalam banyak partitur piano + vokal, piano juga ikut memainkan melodi vokal, tapi aransemennya dibuat untuk mengiringi, bukan untuk dimainkan sendiri.
Siapa yang memakai lead sheet?
Musisi jazz, band yang tampil di berbagai acara, tim musik ibadah, dan siapa saja yang berimprovisasi membuat iringan dari akor. Lead sheet hanya menampilkan melodi pada satu paranada dengan simbol akor di atasnya. Setiap pemain menyusun bagiannya sendiri berdasarkan akor itu. Formatnya ringkas dan memberi keleluasaan, tapi kita perlu tahu cara memilih dan menyusun nada akor saat bermain. Pemula biasanya lebih terbantu kalau bagian pianonya sudah ditulis lengkap.
Format apa yang cocok untuk penyanyi yang juga bermain piano?
Piano + vokal biasanya paling cocok, karena melodi yang dinyanyikan ditulis pada paranada tersendiri, dengan bagian piano lengkap di bawahnya. Kalau sudah terbiasa berimprovisasi dari akor, lead sheet memberi lebih banyak kebebasan dan memakai lebih sedikit halaman. Pilih piano solo kalau ingin piano memainkan melodi tanpa vokal.
Bisakah ketiga format dibuat dari rekaman yang sama?
Bisa. Songscription bisa mengubah satu rekaman menjadi cover piano versi solo, aransemen piano + vokal dengan melodi vokal di atas bagian piano dua tangan, lead sheet berisi melodi dan simbol akor, atau iringan piano tanpa bagian vokal. Hasil tiap aransemen terbuka di editor agar kita bisa memperbaikinya sebelum mengekspor PDF, MIDI, atau MusicXML.
Mulai dengan membuat aransemen piano + vokal atau membuat lead sheet dari lagu yang dipilih.