PerbandinganPerbandingan aplikasiSongscription•Waktu baca: 9 menit

Suno vs. Udio: pilih pembuat musik AI yang cocok untuk alur kerja kita

Suno dan Udio sama-sama mengubah perintah teks menjadi lagu utuh. Tapi pada 2026, keduanya mengambil arah yang sangat berbeda soal membawa lagu keluar dari aplikasi. Bagi musisi yang akan menggarap hasilnya lebih lanjut, bisa tidaknya lagu diunduh jadi pertimbangan utama.

Perbandingan Suno dan Udio untuk alur kerja musisi: kualitas suara, trek audio terpisah, ekspor MIDI, hak penggunaan komersial, dan harga

Bagian dari panduan kami tentang memakai Suno untuk bermusik.

Selama ini, selera lebih banyak menentukan pilihan kita antara Suno dan Udio. Ada yang mencari vokal yang terdengar lebih alami, hasil yang lebih cocok dengan genre yang digarap, atau kontrol lebih besar atas struktur lagu. Semua itu masih perlu dipertimbangkan dan kita belum tentu punya pilihan yang sama. Pada 2026, perbedaan soal bisa tidaknya lagu dibawa keluar dari aplikasi makin besar. Musisi yang akan menggarap hasilnya lebih lanjut perlu memeriksa ini lebih dulu.

Tentukan dulu penggunaan lagunya

Kalau kita cuma ingin membuat lagu, menyimpannya di aplikasi yang nyaman dipakai, lalu memutarnya lewat streaming dan membagikannya, keduanya sama-sama bagus. Pilih berdasarkan suaranya. Kalau kita ingin menggarap lagunya lebih lanjut, misalnya memainkannya, mentranskripsikannya, merilisnya, atau menyerahkannya ke band, Suno saat ini lebih praktis. Suno masih mengizinkan audio dibawa keluar dari aplikasi, sedangkan Udio umumnya tidak.

Bandingkan keduanya

SunoUdio
Unduh audioBisa lewat langganan berbayar, dalam MP3 dan WAVUmumnya dinonaktifkan untuk lagu baru
Trek audio terpisahBisa lewat Pro dan langganan di atasnyaTidak bisa diekspor
Ekspor MIDILewat Studio di Premier, hasilnya masih kasarTidak bisa
PartiturTidak ada fitur bawaanTidak ada fitur bawaan
Pilihan gratisAda, untuk penggunaan nonkomersialAda, untuk penggunaan di dalam aplikasi
Arah layananAplikasi konsumen, dengan batas jumlah unduhan bagi pengguna berbayarLayanan berlisensi yang hanya mengandalkan streaming, hasilnya tetap di dalam aplikasi

Bawa musik keluar dari aplikasi: arah yang berbeda pada 2026

Label-label besar menggugat kedua perusahaan pada 2024 karena data yang dipakai untuk melatih AI. Menjelang akhir 2025, keduanya mulai mencapai kesepakatan penyelesaian gugatan yang mengubah layanan mereka. Universal Music Group mencapai kesepakatan dengan Udio pada Oktober 2025. Udio lalu menonaktifkan unduhan, membukanya kembali sebentar agar pengguna bisa menyelamatkan lagu lama, kemudian beralih ke platform yang hanya mengandalkan streaming. Hasil karya tetap berada di dalam aplikasi. Rencana yang diumumkan adalah layanan berlisensi untuk membuat remix dari musik yang sudah disetujui. Bagi pendengar, model ini tidak jadi masalah. Tapi musisi yang ingin membawa lagunya ke tempat lain akan terbentur pembatasan itu.

Suno mencapai kesepakatan dengan Warner Music pada November 2025 dan juga memperketat ketentuannya. Pengguna berbayar tetap bisa mengunduh lagu, dengan batas jumlah per bulan. Dengan langganan berbayar, kita masih bisa memisahkan audio menjadi trek audio terpisah dan Studio di Premier bisa menghasilkan MIDI. Jadi, kita masih bisa mengunduh lagu yang dibuat di Suno. Sampai pertengahan 2026, Sony belum mencapai kesepakatan dengan keduanya. Proses hukumnya masih berjalan dan ketentuannya bisa berubah lagi. Saat ini, kita masih jauh lebih leluasa mengunduh berkas dari Suno daripada dari Udio.

Bandingkan suara, vokal, dan proses membuat lagu

Musik yang dihasilkan keduanya mengesankan dan selisihnya cukup tipis. Pilihan kita bergantung pada materi musik dan apa yang terdengar cocok di telinga. Sejak awal, Udio dikenal karena audio hi-fi yang detail dan vokal yang meyakinkan. Banyak produser masih memilihnya karena alasan itu. Suno punya banyak fitur untuk membuat dan memperpanjang lagu, pengguna yang banyak dan aktif, serta ruang kerja Studio untuk terus mengedit. Keduanya terus berubah, jadi sulit menetapkan satu pemenang. Saran kami, coba pilihan gratis keduanya dengan perintah teks yang sama. Dengarkan hasilnya untuk genre yang memang kita garap, lalu tentukan pilihan dari apa yang kita dengar. Lagu yang dihasilkan tetap berupa mix stereo, dengan bagian tiap instrumen yang sudah menyatu dan tanpa notasi.

Bandingkan harga

Suno bisa dipakai gratis dengan kuota kredit harian untuk penggunaan nonkomersial. Pro seharga sekitar 10 dolar per bulan memberi izin penggunaan komersial dan lebih banyak kredit. Premier seharga sekitar 30 dolar per bulan menambahkan akses ke Suno Studio, termasuk ekspor MIDI dan pemisahan trek audio yang lebih canggih. Udio juga punya pilihan gratis dan langganan berbayar. Tapi selama masa peralihannya, yang perlu kita periksa adalah apa yang boleh dilakukan dengan hasilnya, bukan cuma jumlah kreditnya. Lagu baru tidak bisa diunduh. Periksa langsung halaman harga terbaru Suno dan Udio. Ketentuan di layanan musik AI berubah cepat dan artikel bisa tertinggal.

Pahami izin komersial dan hak cipta

Izin penggunaan komersial dan kepemilikan hak cipta sering tercampur. Ketentuan layanan menentukan apakah platform mengizinkan kita memakai lagunya secara komersial. Biasanya, kita perlu langganan berbayar untuk mendapat izin itu. Untuk bisa memiliki hak cipta atas lagu itu, kita harus memenuhi syarat hukum yang lebih ketat. Di Amerika Serikat, lagu yang sepenuhnya dihasilkan dari perintah teks tidak punya pencipta manusia dan hak ciptanya tidak bisa didaftarkan. Putusan pengadilan tetap mendukung posisi ini hingga 2026.

Lirik yang kita tulis sendiri, rekaman penampilan kita, atau aransemen yang kita kerjakan sendiri menghasilkan karya ciptaan manusia yang bisa dilindungi hak cipta. Ini berlaku di kedua platform dan menjadi alasan paling kuat untuk mengurai lagu buatan AI lalu menyusunnya kembali menjadi karya kita sendiri. Panduan kami untuk menyelesaikan lagu dari Suno menjelaskan cara mengerjakannya.

Pilih sesuai rencana kita

  • Ingin membuat lagu hanya untuk diputar lewat streaming dan dibagikan. Keduanya cocok. Coba keduanya dan pilih berdasarkan suaranya.
  • Ingin mempelajari, memainkan, mentranskripsikan, atau merilis lagunya. Pilih Suno, karena audionya bisa diekspor. Langkah-langkah berikutnya memerlukan berkas audio itu.
  • Sebagai produser, ingin membawa trek audio terpisah dan MIDI ke DAW. Pilih Suno Studio di Premier. MIDI-nya masih berupa draf kasar yang perlu dirapikan.
  • Lebih mengutamakan kualitas audio terbaik untuk didengarkan di dalam aplikasi. Coba Udio, dengan memahami bahwa lagunya tetap berada di dalam aplikasi.

Untuk memakai lagu di luar aplikasi, kita perlu mengekspor audionya dulu. Setelah itu, unggah ke Songscription. Songscription mengubah audio menjadi partitur, piano roll, dan MIDI yang bisa dibaca, diedit, dan dimainkan. Dari satu unggahan itu, hasilnya juga bisa diekspor ke PDF, MusicXML, dan Guitar Pro. Baca alur kerja musik AI lengkap pada 2026 untuk mengikuti proses dari awal sampai akhir, atau cara mengubah lagu Suno menjadi partitur untuk langkah transkripsi yang lebih rinci.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa perbedaan utama Suno dan Udio pada 2026?

Kini, perbedaan yang paling terasa adalah bisa tidaknya musik dibawa keluar dari aplikasi. Setelah mencapai kesepakatan dengan label-label besar pada akhir 2025, Udio beralih ke model yang hanya mengandalkan streaming. Sebagian besar pengguna tidak lagi bisa mengunduh karya baru, jadi lagunya umumnya tetap di dalam Udio. Suno masih mengizinkan pengguna berbayar mengunduh audio dan memisahkan lagu menjadi trek audio terpisah. Studio di Premier juga bisa mengubah trek audio terpisah menjadi MIDI. Kalau lagunya akan dipakai di luar aplikasi, perbedaan ini lebih menentukan daripada kebanyakan hal lain.

Apakah lagu dari Udio masih bisa diunduh?

Untuk lagu yang dibuat setelah akhir 2025, umumnya tidak bisa. Setelah mencapai kesepakatan penyelesaian gugatan dengan Universal Music Group, Udio menonaktifkan unduhan. Udio sempat membuka kembali unduhan lagu lama untuk waktu singkat, lalu beralih ke model streaming dengan hasil karya yang tetap di dalam aplikasi. Udio menyatakan fitur ekspor mungkin tersedia lagi setelah masa peralihan selesai, tapi belum ada tanggal yang pasti. Lagu yang sudah diunduh sebelum perubahan itu tetap boleh disimpan. Suno masih mengizinkan unduhan lewat langganan berbayar.

Mana yang lebih cocok untuk musisi yang ingin memainkan atau merilis lagunya?

Suno, karena audionya bisa diunduh. Berkas audio itu diperlukan sebelum kita bisa menggarap lagunya lebih lanjut. Setelah punya berkasnya, kita bisa mentranskripsikannya menjadi notasi dan MIDI, mempelajarinya, membagikan partitur tiap instrumen kepada anggota band, atau merekam ulang lagunya dengan memainkan atau menyanyikannya. Untuk lagu baru, proses ini sulit dilakukan di Udio karena hasilnya tetap di dalam aplikasi. Apa pun pilihannya, lagu yang sepenuhnya dibuat AI tidak bisa didaftarkan hak ciptanya di Amerika Serikat. Jadi, lagu yang ingin kita rilis dengan hak cipta milik sendiri biasanya perlu memuat kontribusi manusia yang nyata.

Apakah Suno dan Udio bisa mengekspor partitur atau MIDI?

Keduanya tidak mengekspor partitur. Untuk lagu baru, Udio saat ini juga tidak mengekspor audio, trek audio terpisah, atau MIDI sama sekali. Suno bisa mengekspor trek audio terpisah lewat langganan berbayar dan Studio di Premier bisa mengubah satu trek menjadi MIDI. Tapi MIDI itu masih berupa sketsa kasar, tanpa akor atau notasi. Untuk menghasilkan notasi dari Suno atau Udio, audionya perlu ditranskripsi dengan alat khusus. Transkripsi audio adalah satu-satunya cara untuk menghasilkan partitur yang bisa dibaca dan dimainkan.

Tentang penulis

Songscription

Ditulis oleh

Songscription

Dibuat oleh musisi, untuk musisi

Songscription mengubah rekaman apa pun menjadi partitur, MIDI, dan tab. Artikel ini ditulis oleh kami, musisi dan insinyur yang membuat alat-alat yang dulu ingin kami punya. Kami serius soal not, bahkan lebih serius lagi soal permainan kata. Maaf sebelumnya kalau beberapa lelucon kami terdengar fals.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.