TutorialTranskripsi musikAndrew Carlins•Waktu baca: 8 menit

Mentranskripsikan lagu teater musikal dan Broadway

Untuk menyiapkan potongan lagu audisi, rekaman pengiring latihan, atau lagu dalam nada dasar yang pas, kita membutuhkan partitur yang sering kali tidak dijual. Kita bisa mentranskripsikan rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan untuk membuat iringan yang bisa dipakai.

Mentranskripsikan lagu teater musikal dan Broadway dari rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan menjadi partitur vokal dengan iringan piano, lalu menyesuaikan nada dasarnya dengan suara penyanyi

Bagian dari panduan kami untuk mentranskripsikan berbagai alat musik.

Saya tumbuh dengan ikut bermain teater musikal. Urusan yang sering membuat kami sibuk menjelang latihan adalah menyiapkan partitur. Untuk pertunjukan besar, biasanya sudah ada buku kumpulan partitur vokal. Tapi untuk judul baru, produksi daerah, lagu yang jarang dibawakan, atau versi dengan nada dasar yang sesuai suara kita, sering kali partiturnya harus dibuat sendiri. Caranya sama: transkripsikan lagu dari rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan atau rekaman karaoke, sesuaikan nada dasarnya dengan rentang suara kita, lalu ambil bagian yang dibutuhkan.

Songscription dibuat untuk mengerjakan langkah pertama itu: mengubah rekaman menjadi notasi yang bisa disunting. Dari hasilnya, kita bisa menyiapkan partitur iringan yang bisa dibaca dan dimainkan oleh pianis.

Saat partitur yang dibutuhkan tidak dijual

Buku kumpulan partitur vokal biasanya memuat lagu-lagu populer saja. Pertunjukan terkenal punya buku terbitan yang digarap rapi, tapi pilihannya cepat berkurang begitu kita mencari lagu dari pertunjukan lain.

  • Lagu dari pertunjukan off-Broadway yang baru dipentaskan atau produksi daerah mungkin belum punya partitur terbitan sama sekali, meskipun rekaman lagu yang dinyanyikan pemerannya sudah ada.
  • Lagu andalan sebuah pertunjukan biasanya punya partitur terbitan. Balada yang tenang di babak kedua atau lagu yang dinyanyikan bersama oleh sejumlah pemeran sering kali tidak.
  • Kalaupun sudah ada partitur vokal, biasanya nada dasarnya cuma satu. Nada dasar itu belum tentu cocok dengan suara kita.
  • Kita mungkin hanya membutuhkan iringan piano atau versi yang lebih sederhana, sedangkan aransemen dalam buku tidak sesuai.

Kalau tidak ada partitur yang sesuai untuk dibeli, kita perlu membuatnya. Transkripsikan rekamannya untuk mendapatkan draf awal, lalu sesuaikan nada dasar dan aransemennya dengan kebutuhan.

Transkripsikan dari rekaman

Mulai dari rekaman yang ada. Unggah rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan, rekaman karaoke atau musik pengiring, atau rekaman latihan sendiri. Hasilnya berupa draf partitur vokal dengan iringan piano: melodi di atas, iringan di bawah. Draf ini menjadi bahan untuk langkah berikutnya.

Rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan memuat orkestrasi lengkap. Semakin jelas bagian musik yang kita masukkan, semakin rapi hasil transkripsinya. Untuk rekaman dengan banyak alat musik yang bertumpuk, hasilnya lebih baik kalau kita mentranskripsikan bagian satu alat musik dalam sekali transkripsi. Memisahkan melodi vokal atau bagian piano lebih dulu membantu transkripsi menangkap bagian yang kita butuhkan. Multi-Instrument juga bisa menuliskan bagian seluruh kelompok musik pengiring pertunjukan sekaligus, termasuk alat musik gesek dan tiup logam. Namun, hasil dari orkestrasi lengkap perlu lebih banyak dirapikan daripada hasil dari kelompok musik kecil. Panduan mengubah melodi vokal menjadi partitur membahas cara yang dimulai dari melodi. Panduan membuat cover piano membahas pendekatan serupa dari sisi iringan. Untuk membuat draf pertama, masukkan rekaman langsung ke alat pengubah audio menjadi partitur.

Sesuaikan nada dasar dengan suara kita

Penyanyi membutuhkan lagu yang masuk dalam rentang suaranya. Rekaman yang kita transkripsikan hampir tidak pernah memakai nada dasar yang pas. Setelah hasil transkripsinya siap, naikkan atau turunkan nada seluruh lagu sampai semua nada melodinya, dari yang terendah sampai tertinggi, nyaman dinyanyikan.

Iringan ikut bergeser dengan interval yang sama. Akornya tetap sesuai dengan melodi, dan bagian iringannya tetap bisa dimainkan. Dengan transposisi, kita bisa membuat versi dalam nada dasar yang tidak tersedia di edisi terbitan mana pun. Panduan mengubah lagu ke nada dasar yang lebih mudah dimainkan membahas cara memilih interval yang sesuai. Kalau kita ingin iringan yang lebih ringan untuk bernyanyi, panduan aransemen piano sederhana untuk berbagai lagu membahas cara menyederhanakan bagian piano.

Siapkan potongan lagu untuk audisi

Audisi jarang meminta satu lagu utuh. Ambil bagian sepanjang 16 atau 32 birama yang paling menunjukkan kemampuan vokal kita, lalu tata partiturnya agar pianis bisa langsung memainkannya saat pertama kali membaca.

  • Pilih 16 atau 32 birama yang paling cocok dibawakan, lalu sisakan hanya bagian itu dalam partitur.
  • Tandai awal dan akhir potongan dengan jelas agar pianis pengiring tahu persis harus mulai dan berhenti di mana.
  • Ekspor partitur iringan yang rapi dan bisa langsung dimainkan saat dibaca, tanpa sisa notasi dari birama yang sudah dibuang.

Hasil transkripsi berupa notasi yang bisa disunting, jadi kita bisa mengambil birama yang dibutuhkan dan mengekspor partitur piano yang rapi. Ekspor ke PDF untuk dicetak dan dimasukkan ke map partitur yang akan diserahkan kepada pianis. Atau ekspor ke MusicXML untuk merapikan tata letak akhir di editor notasi.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana mencari partitur lagu teater musikal?

Kalau sudah ada buku kumpulan partitur vokal untuk pertunjukannya, beli buku itu. Itu pilihan yang paling praktis. Untuk pertunjukan baru, produksi daerah, lagu yang kurang dikenal, atau versi dengan nada dasar yang sesuai suara kita, sering kali tidak ada partitur yang bisa dibeli. Kalau begitu, transkripsikan lagu dari rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan, rekaman karaoke, atau rekaman latihan sendiri. Hasilnya berupa draf partitur vokal dengan iringan piano yang bisa disunting dan dipakai.

Bagaimana menyesuaikan nada dasar lagu teater musikal dengan suara kita?

Transkripsikan dulu lagunya agar melodi dan iringannya menjadi notasi yang bisa disunting. Lalu naikkan atau turunkan nada seluruh lagu sampai melodinya nyaman dinyanyikan dalam rentang suara kita. Iringan ikut bergeser dengan interval yang sama, jadi akornya tetap sesuai dengan melodi. Dengan cara ini, kita bisa membuat versi dalam nada dasar yang tidak tersedia di edisi terbitan mana pun.

Bagaimana menyiapkan potongan lagu untuk audisi?

Ambil bagian sepanjang 16 atau 32 birama yang menunjukkan kemampuan vokal kita dengan baik. Tandai awal dan akhirnya dengan jelas, lalu siapkan partitur iringan yang rapi agar pianis bisa langsung memainkannya saat pertama kali membaca. Hasil transkripsi berupa notasi yang bisa disunting, jadi kita bisa mengambil birama yang dibutuhkan dan mengekspornya menjadi partitur piano yang rapi.

Bisakah rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan diubah menjadi partitur piano?

Bisa. Transkripsikan rekaman lagu yang dinyanyikan pemeran pertunjukan menjadi partitur vokal dengan iringan piano, dengan melodi di atas dan iringan di bawah, lalu rapikan di editor. Untuk orkestrasi yang padat, hasil transkripsi lebih baik kalau kita mengerjakan satu lapisan musik dalam sekali transkripsi. Memisahkan vokal atau piano lebih dulu akan membantu. Hasilnya berupa partitur piano yang bisa diubah nada dasarnya dan dipotong untuk latihan atau audisi.

Tentang penulis

Andrew Carlins

Ditulis oleh

Andrew Carlins

Salah satu pendiri dan CEO Songscription

Andrew mendirikan Songscription di Stanford bersama beberapa teman sesama musisi. Mereka sudah bosan mencari partitur lagu yang ingin dimainkan, tapi tidak kunjung menemukannya. Sejak kecil, ia bermain piano dan saksofon bariton serta tampil di teater musikal. Meski sudah bertahun-tahun tidak tampil, ia masih menganggap dirinya cukup jago. Ia menulis tentang cara membuat partitur dari rekaman lagu.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.