Aplikasi belajar piano sekarang punya tampilan yang hampir serupa. Not turun di layar, perangkat mendengarkan permainan kita, lalu nilai muncul saat lagunya selesai. Tapi ada satu perbedaan yang lebih menentukan apakah enam bulan lagi kita masih memakai aplikasi itu: bisakah aplikasi tersebut mengajarkan lagu yang kita inginkan? Ulasan jarang menjadikan pertanyaan ini sebagai ukuran utama.
Kebanyakan aplikasi tidak bisa, dan ada alasan yang masuk akal. Simply Piano, flowkey, Skoove, dan Yousician memakai katalog tetap. Setiap lagu diaransemen oleh manusia agar tingkat kesulitannya terukur dan penjarian dipikirkan dengan baik. Pengerjaan itu memang bernilai, tapi pilihan lagunya jadi terbatas. Synthesia memperluas pilihan ke file MIDI apa pun yang bisa kita temukan. Anything Piano menghapus batas itu dengan membuat bagian piano langsung dari rekaman. Lagu apa pun yang ada bisa kita latih malam ini.
Untuk kebanyakan orang, kami akan memilih Anything Piano. Pilihan lain tetap punya kegunaan masing-masing. Sumber lagu dan cara aplikasi membaca permainan bisa menjadi dasar pilihan, begitu juga empat kebutuhan yang lebih cocok dengan aplikasi lain.
Kami membuat Songscription, dan tim kami juga membuat Anything Piano. Pertimbangkan hubungan itu saat membaca rekomendasi kami. Semua klaim di bawah bisa diperiksa lewat uji coba gratis dalam satu sore.
Pilihan singkat
Untuk kebanyakan orang dan kebutuhan, kami memilih Anything Piano. Di antara aplikasi yang dibahas di sini, hanya Anything Piano yang tidak kehabisan pilihan lagu. Rekaman apa pun diubah menjadi tutorial piano untuk berlatih. Semua jenis masukan yang dipakai aplikasi lain juga didukung: mikrofon serta MIDI lewat Bluetooth dan USB. Kita bisa memakainya dengan grand piano maupun keyboard yang disambungkan ke perangkat.
Ada empat kebutuhan yang lebih cocok dengan aplikasi lain. Kalau salah satunya sesuai dengan tujuan kita, kebutuhan itu layak menjadi dasar pilihan:
- Belajar dari partitur. Ini perbedaan yang paling besar. Anything Piano menampilkan piano roll. Tampilan notasi masih dikembangkan dan belum tersedia. Kalau belajar membaca not di paranada menjadi bagian dari tujuan kita, pilih aplikasi yang memakai notasi sejak awal, seperti Simply Piano, Skoove, flowkey, atau Piano Marvel. Untuk membuat partitur lagu tertentu yang bisa dicetak sekarang, Songscription mengubah rekaman menjadi partitur, MIDI, dan MusicXML.
- Memakai Android. Saat ini Anything Piano tersedia di iPhone dan iPad. Untuk versi Android dan web, saat ini kita baru bisa mendaftar ke daftar tunggu. flowkey dan Skoove sama-sama pilihan yang baik di berbagai platform, jadi tidak perlu menunggu aplikasi kami.
- Melatih tangga nada, teknik, dan keterampilan secara bertahap. Aplikasi yang berpusat pada lagu kurang cocok untuk latihan dasar, termasuk aplikasi kami. Simply Piano dan Skoove menyusunnya dengan urutan yang baik. Piano Marvel memberi dukungan paling lengkap kalau ada guru yang memantau kemajuan kita. Setelah melewati tahap pemula, pertimbangannya berubah. Kami membahasnya dalam perbandingan aplikasi piano untuk pemain tingkat menengah.
- Belajar dari pengajar. Pilih Pianote untuk pelajaran video, atau guru piano untuk mengamati tangan kita, sesuatu yang belum bisa dilakukan perangkat lunak.
Kalau keempat kebutuhan itu tidak sesuai dengan keadaan kita, bagian selanjutnya menjelaskan alasan kami memilih aplikasi tanpa batas katalog, sekaligus kelebihan masing-masing pilihan lain.
Apa yang membedakan aplikasi piano?
Ada tiga pertanyaan yang membedakan aplikasi dalam kategori ini. Dengan menjawabnya berdasarkan kebutuhan sendiri, kita bisa mempersempit delapan pilihan menjadi dua lebih cepat daripada dengan membaca ulasan panjang.
Dari mana lagunya berasal?
Aplikasi berkatalog hanya mengajarkan lagu yang sudah dikerjakan tim aransemennya. Hasilnya memang bagus: tingkat kesulitan disusun bertahap, penjarian ditambahkan, dan aransemennya diperiksa musisi. flowkey menyebut lebih dari 1.500 lagu yang dibuat dengan cara ini. Jumlah itu patut dihargai, tapi tetap kecil dibandingkan seluruh musik yang sudah direkam. Lagu yang tidak masuk biasanya bisa ditebak: lagu sisi B, musik pengiring film dan gim, versi konser, rilisan daerah, lagu dari beberapa bulan terakhir, serta rekaman teman.
Secara teori, pilihan lagu di Anything Piano tidak terbatas. Masukkan file audio, tautan YouTube, TikTok, atau Instagram, atau rekaman langsung seseorang yang sedang bermain di ruangan yang sama. Model transkripsi menulis bagian piano dari audio itu, lalu menyusunnya menjadi tutorial yang bisa kita ikuti sambil bermain. Kita mendapat kebebasan membawa lagu apa pun, tapi aransemennya tidak dinilai oleh seorang musisi. Bagi banyak orang, kebebasan itu lebih berguna.
Bagaimana aplikasi tahu apa yang kita mainkan?
Ada dua cara, dan aplikasi sebaiknya mendukung keduanya. Deteksi lewat mikrofon menganalisis suara alat musik. Piano upright akustik, grand piano, maupun keyboard murah bisa dipakai tanpa kabel. Deteksi MIDI membaca data not yang dikirim piano digital lewat USB atau Bluetooth. Cara ini lebih presisi, tapi membutuhkan alat musik digital.
Synthesia dan Piano Marvel hanya memakai MIDI. Itu pilihan yang disengaja: membaca tuts secara langsung memberi hasil yang presisi, dan kedua aplikasi berpusat pada penilaian yang teliti. Konsekuensinya, pengguna piano akustik hanya mendapat panduan visual tanpa umpan balik. Anything Piano mendukung mikrofon, MIDI Bluetooth, dan MIDI USB. Kita memilihnya setiap sesi, jadi satu langganan bisa dipakai dengan grand piano di rumah orang tua maupun keyboard bertuts berbobot di kamar. Aplikasi juga menanyakan jumlah tuts keyboard, yaitu 49, 61, 76, atau 88, lalu menyesuaikan tuts di layar dengan tuts yang kita mainkan.
Ingin belajar membaca partitur atau memainkan lagu?
Keterbatasan utama Anything Piano ada di sini. Beberapa aplikasi memakai notasi sejak pelajaran pertama. Pendekatan itu punya dasar pengajaran yang kuat: keterampilan membaca partitur akan tetap berguna setelah kita berhenti memakai aplikasi. Aplikasi lain menampilkan piano roll. Not turun menuju keyboard, dan kita cukup mencocokkan bentuk di layar dengan tuts. Dengan not yang turun, kita bisa mulai bermain beberapa hari lebih cepat. Belajar notasi butuh lebih banyak waktu di awal, tapi setelahnya kita bisa masuk ke toko musik dan memakai buku partitur yang dibeli.
Saat ini Anything Piano menampilkan piano roll. Partitur masih dikembangkan dan belum tersedia. Kalau tujuan kita memang belajar membaca, pilih aplikasi yang mengutamakan notasi. Rekomendasi siapa pun, termasuk kami, tidak perlu mengubah tujuan itu. Kalau tujuannya memainkan lagu, piano roll membawa kita ke sana lebih cepat. Keduanya juga bisa dipakai bersama: Songscription mengubah rekaman yang sama menjadi partitur untuk dicetak, jadi kita bisa berlatih dengan piano roll sambil membaca notasinya. Artikel piano roll atau partitur membahas perbandingannya lebih rinci. Sebelum memilih, baca juga pembahasan tentang perlukah bisa membaca partitur untuk bermain piano.
Bandingkan aplikasinya
Perbandingan aplikasi belajar piano berdasarkan sumber lagu, cara membaca permainan, tampilan di layar, dan kebutuhan yang paling cocok
| Aplikasi | Sumber lagu | Cara membaca permainan | Tampilan yang dibaca | Paling cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Anything Piano | Lagu apa pun yang pernah direkam | Mikrofon, MIDI Bluetooth, MIDI USB | Piano roll, notasi masih dikembangkan | Memainkan lagu yang benar-benar kita inginkan |
| Simply Piano | Katalog tetap | Mikrofon atau MIDI | Notasi | Pemula dari nol, latihan bertahap |
| flowkey | Katalog tetap, lebih dari 1.500 lagu | Mikrofon atau MIDI | Notasi dan not yang turun | Aransemen buatan musisi dengan beberapa tingkat kesulitan |
| Skoove | Katalog tetap | Mikrofon atau MIDI | Notasi | Belajar membaca partitur, memakai berbagai platform |
| Yousician | Katalog tetap | Mikrofon atau MIDI | Notasi dan not yang turun | Rumah dengan pemain beberapa alat musik |
| Synthesia | 150 lagu bawaan, ditambah MIDI yang kita temukan | Hanya MIDI | Not yang turun | Membeli sekali, memakai koleksi MIDI |
| Piano Marvel | Koleksi materi metode belajar dan repertoar | Hanya MIDI | Notasi | Murid yang belajar dengan guru |
| Pianote | Koleksi pelajaran video | Tidak membaca permainan | Notasi dan video | Mendengarkan penjelasan pengajar |
Hampir semua aplikasi di sini memakai langganan dan menyediakan masa uji coba. Harganya cukup sering berubah, jadi angka dalam artikel bisa sudah usang saat dibaca. Periksa harga terbaru di toko aplikasi. Gunakan masa uji coba untuk menilai kecocokannya dengan sungguh-sungguh.
Kenali tiap aplikasi
Anything Piano
Anything Piano tidak punya katalog lagu. Kita membawa sendiri lagunya dalam bentuk file audio, tautan YouTube, TikTok, atau Instagram, atau rekaman langsung seseorang yang sedang bermain di ruangan yang sama. Model transkripsi mendengarkan audio itu dan membuat tutorial piano dalam bentuk piano roll interaktif.
Sebelum mengubah rekaman, aplikasi menanyakan apakah kita ingin bagian piano persis seperti yang dimainkan, atau versi piano dari seluruh lagu. Pilih yang pertama untuk rekaman piano solo, dan permainan itu akan ditranskripsikan not demi not. Untuk rekaman band lengkap, pilihan kedua menggabungkan melodi vokal dan bagian pengiring menjadi versi piano yang terdengar seperti lagunya. Hasilnya tidak sekadar memainkan iringan tanpa melodi utama.
Fitur latihan yang ada di aplikasi berkatalog juga tersedia di sini, dengan beberapa tambahan. Kecepatan pemutaran bisa diatur dari seperempat hingga dua kali kecepatan asli. Mode tunggu menahan setiap kelompok not sampai kita memainkannya. Untuk mengulang bagian yang masih tersendat, ketuk not pertama dan terakhir bagian itu. Gabungkan pengulangan dengan pengaturan kecepatan untuk latihan yang paling efektif: mulai pelan, ulangi, lalu naikkan kecepatannya.
Kita juga bisa mengaktifkan atau menonaktifkan bagian tiap tangan untuk berlatih tangan kiri saja. Warna hijau dan biru menunjukkan tangan yang memainkan tiap not. Aktifkan tampilan penjarian untuk melihat saran nomor jari pada not yang turun. Lagu dibagi menjadi beberapa bagian untuk dipelajari satu per satu, dan kemajuan dicatat saat tiap bagian selesai. Jadi setiap sesi punya urutan latihan dalam satu lagu, meskipun aplikasi ini bukan kursus dengan pelajaran berjenjang. Mikrofon, MIDI Bluetooth, dan MIDI USB semuanya didukung. Piano akustik maupun alat musik MIDI bisa dipakai, dan tampilan disesuaikan dengan jumlah tuts keyboard.
Batasnya jelas: Anything Piano menampilkan piano roll, sementara partitur masih dikembangkan. Kalau membutuhkan notasi untuk dicetak minggu ini, masukkan rekaman yang sama ke Songscription. Partiturnya akan tersedia dalam beberapa menit.
Anything Piano cocok kalau alasan kita duduk di depan piano adalah sebuah lagu. Mungkin lagu sisi B, tema gim, lagu populer daerah, demo teman, versi konser yang berbeda dari rekaman studio, atau lagu yang baru dirilis minggu lalu. Kalau selama ini kita mencari lagu di aplikasi belajar dan tidak menemukannya, Anything Piano mengatasi masalah itu. Panduan membuat tutorial piano untuk lagu apa pun menjelaskan prosesnya dari awal sampai akhir.
Simply Piano
Simply Piano paling banyak dipakai dalam kategori ini, dan ada alasan yang kuat. Dibandingkan pilihan lain, aplikasi ini paling baik membantu orang melewati tantangan belajar alat musik: tetap belajar setelah minggu ketiga. Pelajarannya dibagi menjadi langkah kecil, kemajuan cepat terasa, dan laju belajarnya disesuaikan untuk orang yang belum pernah duduk di depan keyboard. Latihan dasar juga ditata dengan baik, mulai dari pola lima jari hingga tangga nada, dan notasi diajarkan sejak awal. Anything Piano tidak mengerjakan hal-hal itu.
Keluhan yang sering muncul justru datang setelahnya. Kemajuan terasa menyenangkan sampai kita ingin memainkan lagu tertentu, lalu terbentur katalog. Pengguna merasa perkembangannya berhenti ketika latihan mulai terasa jauh dari musik yang ingin dimainkan. Masalahnya ada pada pilihan lagu, bukan cara mengajarnya. Biasanya kursus tetap bisa diteruskan sambil menambahkan aplikasi untuk berlatih lagu. Perbandingan alternatif Simply Piano membahas pilihan itu lebih rinci.
flowkey
flowkey punya katalog pilihan terbaik dalam kategori ini. Aplikasi ini memakai mikrofon atau MIDI dan tersedia di Android. Kalau tidak memakai iPhone, dukungan Android menjadi alasan yang konkret untuk memilihnya sekarang.
Ada dua kelebihan yang paling menonjol. Setiap lagu diaransemen dalam beberapa tingkat kesulitan, jadi kita bisa memilih versi yang sesuai dengan tahap belajar. Transkripsi dari rekaman asli tidak memberi pilihan seperti itu. Setiap lagu juga disertai video tangan pianis sungguhan, jadi posisi dan gerak tangannya bisa diamati. Batasnya tetap ada pada katalog. Sebanyak 1.500 lagu terasa banyak sampai lagu yang dicari tidak termasuk di dalamnya. Pilihannya lebih banyak berisi pop, musik film, dan klasik. Panduan alternatif flowkey membahas pilihan ketika katalog itu tidak lagi mencukupi.
Skoove
Skoove berada di antara Simply Piano dan flowkey. Pelajarannya tersusun sebagai kursus, notasi diperkenalkan sejak awal, dan kita mulai memainkan lagu yang sudah dikenal lebih cepat daripada dengan buku metode belajar. Mikrofon maupun MIDI bisa dipakai, dan aplikasinya tersedia di berbagai platform. Skoove masuk akal untuk pemula dewasa yang ingin belajar membaca partitur, tapi tidak ingin menghabiskan beberapa minggu pertama hanya dengan latihan lima jari. Untuk pengguna Android yang mencari kursus, bukan sekadar koleksi lagu, ini pilihan paling kuat. Panduan alternatif Skoove membahas pilihan setelah materi kursusnya habis.
Yousician
Yousician mengajarkan piano, gitar, bas, ukulele, dan vokal dalam satu langganan. Cakupan itulah alasan memilihnya. Kalau satu orang di rumah bermain gitar dan yang lain mulai belajar piano, satu akun bisa dipakai untuk keduanya. Unsur permainannya lebih banyak daripada aplikasi lain dalam daftar ini. Kalau suka belajar dengan tantangan dan skor, itu bisa menarik. Kalau tidak, unsur itu bisa menjadi alasan untuk memilih aplikasi lain. Khusus untuk piano, Yousician tidak sekuat Skoove atau flowkey. Itulah alasan yang biasanya membawa orang mencari alternatif Yousician.
Synthesia
Synthesia memperkenalkan format ini dan masih punya satu kelebihan yang paling kuat: versi desktop dibeli sekali, tanpa langganan. Ada sekitar 150 lagu bawaan, dan file MIDI apa pun bisa diimpor untuk dimainkan. Kita bisa berlatih tiap tangan secara terpisah, memperlambat pemutaran, dan memakai mode tunggu.
Synthesia punya dua keterbatasan yang tidak ada di Anything Piano. Synthesia hanya membaca permainan lewat MIDI, jadi saat memakai piano akustik, kita hanya mendapat panduan visual tanpa umpan balik. Untuk lagu di luar koleksi bawaan, kita juga harus mencari file MIDI dengan aransemen yang diinginkan. File untuk karya klasik populer dan pop arus utama relatif mudah ditemukan, sementara musik lain lebih sulit. Kalau sudah punya koleksi MIDI dan keyboard yang cocok, kedua batas itu tidak menjadi masalah. Synthesia tetap memberi banyak manfaat untuk biaya yang dibayar. Perbandingan Songscription dan Synthesia membahasnya lebih jauh. Artikel alternatif Synthesia menjelaskan pilihan ketika file MIDI yang dicari tidak tersedia.
Piano Marvel
Piano Marvel dibuat untuk pembelajaran bersama guru. Materi belajarnya berurutan, aplikasi menilai kemampuan membaca partitur langsung sambil bermain, dan laporan kemajuannya bisa dipakai guru. Karena itu, studio tempat les piano menggunakannya. Piano Marvel membutuhkan keyboard MIDI. Kalau mengajar atau belajar dengan guru, aplikasi ini layak dipertimbangkan. Kalau belajar sendiri sebagai orang dewasa untuk bersenang-senang, pendekatannya bisa terasa seperti sekolah karena memang dirancang untuk pembelajaran formal. Perbandingan aplikasi piano untuk pemula dewasa lebih cocok sebagai titik awal. Kalau sudah memakai Piano Marvel tapi kebutuhannya berubah, panduan alternatif Piano Marvel membantu memilih aplikasi sesuai alasan kita ingin pindah.
Pianote
Pianote berisi pelajaran video dengan pengajar sungguhan. Aplikasi ini tidak mendeteksi not yang kita mainkan, jadi kategorinya sedikit berbeda dari pilihan lain di sini. Pianote cocok kalau kita ingin mendengar seseorang menjelaskan mengapa susunan nada dalam sebuah akor terdengar pas, tanpa unsur permainan. Tidak ada umpan balik otomatis atas permainan kita. Karena itu, banyak orang memakainya bersama aplikasi yang mendengarkan.
Kalau membutuhkan partitur?
Tidak satu pun aplikasi di atas memberi partitur yang bisa kita simpan. Kita belajar di dalam antarmuka masing-masing, dan saat langganan berakhir, akses ke lagunya ikut berakhir. Untuk memperoleh notasi yang bisa dicetak, atau file MIDI maupun MusicXML yang bisa dibuka di MuseScore, kita membutuhkan transkripsi.
Itulah yang dikerjakan Songscription. Masukkan rekaman atau tautan untuk membuat partitur, MIDI, MusicXML, dan tab gitar yang bisa diedit, ditransposisi, dan dicetak. Hasilnya bisa dipakai untuk piano maupun alat musik lain. Mulai dari audio menjadi partitur kalau membutuhkan notasi, atau pembuat piano roll kalau ingin not yang turun di browser. Anything Piano dipakai untuk berlatih lagu di iOS. Songscription dipakai untuk memperoleh filenya.
Pilih sesuai kebutuhan
Lakukan tes selama tiga puluh detik. Sebutkan lagu yang membuat kita ingin bermain piano, lalu cari di katalog aplikasi yang sedang dipertimbangkan. Kalau ada, salah satu aplikasi itu bisa memenuhi kebutuhan kita dengan baik. Kalau tidak ada, batasnya sudah terlihat sejak awal. Aplikasi yang membuat materi dari rekaman bisa melewati batas tersebut.
Setelah itu, pertimbangkan empat kebutuhan tadi. Untuk belajar lewat partitur, pilih aplikasi yang mengutamakan notasi. Untuk Android, pilih flowkey atau Skoove. Untuk tangga nada dan latihan teknik bertahap, pilih Simply Piano, Skoove, atau Piano Marvel. Untuk penjelasan pengajar, pilih Pianote; untuk seseorang yang mengamati tangan kita, pilih guru piano. Kalau keempat kebutuhan itu tidak sesuai dengan tujuan kita, aplikasi tanpa batas katalog paling mungkin masih berguna enam bulan lagi.
Memakai dua aplikasi lebih umum daripada yang terlihat dalam pemasaran, dan pembagian tugasnya masuk akal. Pakai aplikasi kursus untuk dasar bermain, lalu Anything Piano untuk musik yang membuat kita ingin belajar. Menjaga semangat dan mengembangkan teknik adalah dua kebutuhan berbeda, dan belum ada satu aplikasi yang menyelesaikan keduanya. Panduan mempelajari lagu yang tidak ada di aplikasi piano menjelaskan cara memakai keduanya bersama. Artikel belajar lagu piano lebih cepat dengan transkripsi AI membahas proses latihannya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa aplikasi terbaik untuk belajar piano?
Untuk kebanyakan orang, Anything Piano. Hanya aplikasi ini yang tidak dibatasi katalog: bagian pianonya dibuat dari rekaman apa pun, jadi kita berlatih lagu yang memang ingin dimainkan. Ada empat kebutuhan yang lebih cocok dengan pilihan lain. Untuk belajar membaca partitur, pilih Simply Piano atau Skoove. Untuk Android, pilih flowkey atau Skoove. Untuk latihan tangga nada bertahap, pilih Simply Piano. Untuk belajar dari pengajar, pilih Pianote.
Bisakah aplikasi piano mengajarkan lagu yang tidak ada di koleksinya?
Anything Piano bisa mengajarkannya. Bagian piano dibuat langsung dari file audio atau tautan YouTube, TikTok, atau Instagram. Lagunya tidak perlu ada dalam katalog, dan lagu apa pun yang ada bisa dimainkan malam ini. Simply Piano, flowkey, Skoove, dan Yousician hanya mengajarkan lagu yang sudah diaransemen tim mereka. Synthesia berada di tengah: aplikasi ini memutar file MIDI apa pun yang kita temukan, kalau filenya memang tersedia.
Apakah aplikasi belajar piano bisa dipakai dengan piano akustik?
Bisa. Anything Piano mendukung mikrofon serta MIDI lewat Bluetooth dan USB. Piano upright, grand piano, dan keyboard yang disambungkan ke perangkat semuanya bisa dipakai, dan kita bisa berganti alat musik setiap sesi. Simply Piano, Skoove, flowkey, dan Yousician juga mendengarkan lewat mikrofon. Synthesia dan Piano Marvel hanya membaca MIDI, jadi keduanya tidak memberi umpan balik saat kita memakai piano akustik.
Apakah aplikasi cukup untuk belajar piano tanpa guru?
Aplikasi cukup untuk mulai bermain dan menjaga semangat belajar. Bagi banyak orang dewasa, dua hal itu sudah menjadi tantangan utama. Tapi aplikasi tidak bisa melihat tubuh kita. Bentuk tangan, ketegangan pergelangan, postur, dan teknik pedal tidak terbaca oleh mikrofon. Salah satu cara yang praktis adalah memakai aplikasi setiap hari untuk berlatih lagu, lalu sesekali belajar dengan guru agar gerakan bisa diperbaiki sebelum menjadi kebiasaan.
Pertimbangan akhir
Kebanyakan orang ingin bermain piano karena sebuah lagu. Selama kategori aplikasi ini berkembang, perangkat lunak memenuhi keinginan itu lewat koleksi lagu. Aplikasi yang baik mengerjakan koleksinya sebaik mungkin, tapi ukuran katalog sekaligus menunjukkan batas teknisnya. Itu sebabnya jumlah lagu kurang tepat dijadikan ukuran utama saat memilih.
Sekarang model bisa membaca rekaman dan menulis bagian pianonya. Kita bisa membawa lagu apa pun, termasuk rilisan minggu lalu atau lagu yang direkam teman lewat ponsel. Karena itu, kami merekomendasikan Anything Piano untuk kebanyakan orang. Beberapa aplikasi lain mengajar dengan sangat baik, tapi di Anything Piano kita bisa berlatih lagu yang memang ingin dimainkan sejak awal. Aplikasi kursus tetap berguna untuk tangga nada. Kalau tujuan utamanya membaca partitur, aplikasi yang mengutamakan notasi lebih cocok. Lagu yang ingin dimainkan tetap menjadi dasar untuk memilih di antara pendekatan itu.