PanduanPanduanAndrew Carlins•Waktu baca: 11 menit

Belajar memainkan lagu dengan piano roll: panduan lengkap

Dengan piano roll, kita belajar memainkan lagu dengan mengikuti tampilannya, tanpa perlu membaca partitur. Kenali cara kerjanya, cara berlatih dengannya, dan perbedaannya dengan notasi musik.

Belajar memainkan lagu dengan piano roll: panduan lengkap

Dengan piano roll, kita belajar memainkan lagu dengan mengikuti tampilannya, tanpa membaca partitur. Makin tinggi letak balok, makin tinggi nadanya. Waktu berjalan ke kanan, dan setiap not dimainkan saat baloknya mencapai garis pemutaran. Cara ini membuat banyak orang yang belum pernah belajar notasi bisa mempelajari sebuah lagu dalam satu sore. Setiap bagian punya tautan ke panduan yang membahasnya lebih jauh.

Pilih panduan sesuai tujuan

Pilih tujuan yang sesuai, baca panduannya, lalu ikuti langkah berikutnya.

TujuanPanduanLangkah berikutnya
Memahami formatnyaMengenal piano rollCoba piano roll
Membaca tampilannya dengan lancarCara membaca piano rollCoba piano roll
Lebih cepat mempelajari laguBelajar lagu piano lebih cepat dengan AIBuat akun gratis
Memperlambat bagian yang sulitMemperlambat musik tanpa mengubah tinggi nadaUnggah rekaman
Memilih piano roll atau partiturPiano roll dan partiturCoba ubah audio menjadi partitur
Membuat piano roll dari rekamanDari audio menjadi piano rollCoba piano roll
Membandingkan aplikasi piano rollSongscription dan SynthesiaBuat akun gratis
Ikut bermain dan mendapat koreksiBelajar lagu yang tidak ada di aplikasi pianoCoba Anything Piano

Kenali piano roll

Piano roll menampilkan musik sebagai balok berwarna pada kisi. Letak balok secara vertikal menunjukkan tinggi nadanya: makin tinggi posisinya di layar, makin tinggi nadanya. Letaknya secara horizontal menunjukkan kapan not dimainkan, dibaca dari kiri ke kanan seperti sebuah kalimat. Satu balok mewakili satu not, dan panjangnya menunjukkan berapa lama not itu berbunyi. Kita tidak perlu menghafal kunci atau mengartikan simbol ritme; yang terlihat itulah yang dimainkan. Format ini terus dipakai di aplikasi belajar dan perangkat lunak musik karena tampilannya langsung menunjukkan not dan durasinya. Panduan mengenal piano roll membahasnya lebih lengkap, termasuk asal-usul format ini dan alasan format ini cocok untuk orang yang belum pernah membaca notasi.

Baca piano roll

Ada tiga hal yang perlu dibaca pada piano roll. Sumbu atas-bawah menunjukkan tinggi nada. Balok yang lebih tinggi pada kisi berarti nada yang lebih tinggi, dan biasanya ada deretan tuts di salah satu tepi untuk mencocokkan balok dengan tuts yang tepat. Sumbu kiri-kanan menunjukkan waktu. Balok yang lebih jauh ke kanan dimainkan belakangan, sedangkan balok yang tersusun dalam satu kolom dimainkan bersama sebagai akor. Panjang balok menunjukkan berapa lama not ditahan: balok panjang berarti not ditahan, sedangkan balok pendek berarti tuts ditekan sebentar. Setelah memahami ketiganya, kita bisa mengikuti hampir semua piano roll meski belum punya latar belakang musik. Panduan cara membaca piano roll menjelaskan setiap sumbu langkah demi langkah dengan contoh.

Pelajari lagu dari piano roll

Setelah bisa membaca piano roll, mulailah memainkan setiap not saat baloknya mencapai garis pemutaran. Gunakan kedua tangan sejak awal hanya kalau bagiannya tidak sulit. Hentikan pemutaran bila perlu, lalu ulangi potongan pendek sampai tangan terbiasa dengan gerakannya.

Dua kebiasaan bisa mempercepat proses ini. Pertama, latih satu tangan dulu. Sembunyikan not untuk tangan kiri dan latih melodinya, lalu sembunyikan not untuk tangan kanan dan latih iringannya. Setelah itu, gabungkan keduanya. Kedua, perlambat lagunya. Teknologi peregangan waktu modern menurunkan kecepatan tanpa menurunkan tinggi nada. Bagian yang melesat pada tempo asli jadi bisa dimainkan lebih pelan, lalu kecepatannya dinaikkan lagi saat permainan mulai lancar.

Panduan memperlambat musik tanpa mengubah tinggi nada menjelaskan cara kerjanya. Rutinitas latihan lengkap, dari mendengarkan lagu pertama kali sampai memainkannya untuk orang lain, ada di belajar lagu piano lebih cepat dengan AI. Untuk melatih bagian yang sulit satu per satu, baca belajar lagu bagian demi bagian, yang membahas latihan dengan potongan pendek dan kecepatan rendah lebih jauh.

Bandingkan piano roll dan partitur

Piano roll dan partitur menampilkan not yang sama dengan cara berbeda. Jadi, biasanya yang perlu dipilih adalah format yang cocok untuk tugasnya. Piano roll lebih cepat dipahami saat mulai belajar dan lebih praktis untuk diedit. Tinggi nada dan durasi terlihat langsung pada kisi, dan kita bisa menyeret not untuk memperbaikinya.

Ada keterbatasan yang perlu diperhitungkan: tampilan not jatuh melatih kita mencocokkan not saat muncul, bukan membaca notasi musik. Lagunya bisa dipelajari, tapi itu belum tentu melatih kita membaca partitur yang belum pernah dilihat. Partitur lebih ringkas, menuliskan ritme dan frasa dengan lebih tepat, dan dipakai oleh banyak musisi sebagai bahasa bersama. Bagi kebanyakan orang yang sedang belajar, keduanya berguna. Perbandingan piano roll dan partitur membahas kapan masing-masing format cocok dipakai.

Ubah rekaman apa pun menjadi piano roll

Untuk membuat piano roll sebuah lagu, cukup siapkan rekamannya. Tidak perlu punya file MIDI atau perangkat lunak musik. Songscription mendengarkan audio dan mengenali setiap not beserta waktu dimainkannya. Hasilnya adalah piano roll yang bisa kita ikuti sambil bermain, perlambat, dan edit, sekaligus partitur yang bisa dibaca dan file MIDI dari proses transkripsi yang sama.

Kita bisa mulai belajar lagunya lewat piano roll, lalu beralih ke partitur saat membutuhkannya tanpa memasukkan ulang not satu per satu. Panduan mengubah audio menjadi piano roll menjelaskan seluruh proses untuk pemula, dari mengunggah rekaman sampai membaca piano roll hasilnya.

Pilih aplikasi dan alat piano roll

Beberapa aplikasi memakai piano roll untuk membantu kita belajar. Synthesia paling dikenal dan mengajarkan lagu lewat not jatuh serta punya koleksi lagu yang bisa diisi dengan file sendiri. Aplikasi belajar lain dan editor DAW juga punya versi kisi yang serupa. Aplikasi-aplikasi ini cocok untuk bermain sambil mengikuti lagu. Tapi biasanya kita hanya bisa mengikuti not di layar: aplikasi not jatuh memberi not untuk diikuti tanpa partitur yang bisa dibaca, dan kebanyakan meminta kita menyiapkan MIDI alih-alih memulai dari rekaman. Songscription membuat piano roll sekaligus partitur dari audio apa pun yang kita unggah. Kita bisa belajar dengan mengikuti tampilan sambil mulai belajar membaca partitur. Untuk membandingkan kedua pendekatan ini secara langsung, baca Songscription dan Synthesia.

Di perangkat seluler, Anything Piano dibuat khusus untuk cara belajar ini. Masukkan file audio atau tautan YouTube, TikTok, atau Instagram, lalu Anything Piano mengubahnya menjadi tutorial piano dalam bentuk piano roll. Saat kita bermain, Anything Piano mendengarkan melalui mikrofon atau keyboard MIDI yang terhubung lewat Bluetooth atau USB, lalu menunjukkan not mana yang berhasil dimainkan.

Anything Piano membagi lagu menjadi beberapa bagian untuk dipelajari satu per satu. Kecepatan pemutaran bisa diturunkan sampai seperempat kecepatan asli. Kita juga bisa mengulang bagian di antara dua not mana pun, menyembunyikan not untuk satu tangan, mengaktifkan mode tunggu yang menahan setiap kelompok not sampai kita memainkannya, atau menampilkan nomor jari pada not. Anything Piano menampilkan piano roll, bukan notasi, jadi gunakan juga partitur kalau ingin belajar membaca lagunya. Panduan membuat tutorial piano untuk lagu apa pun menjelaskan alurnya, dan perbandingan aplikasi terbaik untuk belajar piano membahas perbedaannya dengan pilihan lain.

Pilih bacaan yang lebih mendalam sesuai tujuan latihan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu piano roll?

Piano roll menampilkan musik sebagai balok pada kisi. Sumbu vertikal menunjukkan tinggi nada, jadi balok yang letaknya lebih tinggi mewakili nada yang lebih tinggi. Waktu berjalan pada sumbu horizontal, dari kiri ke kanan. Setiap balok mewakili satu not, dan panjangnya menunjukkan berapa lama not itu ditahan. Kita tidak perlu membaca kunci, tanda mula, atau simbol ritme. Karena itu, piano roll cocok untuk mulai mempelajari lagu kalau kita belum pernah belajar membaca partitur.

Bisakah kita belajar piano dari piano roll?

Bisa. Mainkan setiap not saat baloknya mencapai garis pemutaran. Untuk berlatih satu tangan dulu, sembunyikan not untuk tangan satunya. Kecepatan pemutaran juga bisa diturunkan sampai bagian yang cepat bisa dimainkan. Banyak orang mempelajari lagu pertama mereka dengan cara ini tanpa membaca satu not pun di partitur. Tapi piano roll melatih kita mengikuti not yang muncul, bukan membaca notasi musik. Kalau tujuannya bisa langsung memainkan partitur yang belum pernah dilihat, nantinya kita perlu berlatih dengan partitur juga. Songscription mengubah rekaman apa pun menjadi piano roll untuk latihan seperti ini, sekaligus partitur untuk mulai belajar membacanya.

Apakah piano roll lebih baik daripada partitur?

Keduanya menampilkan not yang sama dengan cara berbeda, jadi pilihan yang lebih cocok bergantung pada kebutuhan. Piano roll lebih cepat dipahami saat mulai belajar dan lebih praktis untuk diedit karena tinggi nada dan durasi terlihat langsung pada kisi. Partitur lebih ringkas, menuliskan ritme dan frasa dengan lebih tepat, dan dibaca oleh banyak musisi. Untuk belajar, biasanya keduanya berguna: mulai dengan piano roll, lalu beralih ke partitur saat sudah terbiasa. Songscription membuat keduanya dari satu rekaman, jadi kita tidak perlu memilih salah satu.

Bagaimana cara mengubah lagu menjadi piano roll?

Unggah rekaman ke alat transkripsi, lalu biarkan alat itu mengenali notnya. Songscription mendengarkan audio, mengenali setiap not beserta waktu dimainkannya, lalu membuat piano roll yang bisa kita ikuti sambil bermain. Dari proses yang sama, kita juga mendapat partitur yang bisa dibaca dan file MIDI. Tidak perlu menyiapkan file MIDI atau memasukkan not satu per satu; cukup rekamannya.

Untuk lagu yang ingin dipelajari, unggah rekamannya untuk membuat piano roll dan partitur.

Tentang penulis

Andrew Carlins

Ditulis oleh

Andrew Carlins

Salah satu pendiri dan CEO Songscription

Andrew mendirikan Songscription di Stanford bersama beberapa teman sesama musisi. Mereka sudah bosan mencari partitur lagu yang ingin dimainkan, tapi tidak kunjung menemukannya. Sejak kecil, ia bermain piano dan saksofon bariton serta tampil di teater musikal. Meski sudah bertahun-tahun tidak tampil, ia masih menganggap dirinya cukup jago. Ia menulis tentang cara membuat partitur dari rekaman lagu.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.