Artikel ini bagian dari panduan kami tentang alat transkripsi musik dan partitur terbaik.
Dulu, mengubah rekaman sendiri menjadi partitur piano butuh banyak pekerjaan. Kita membuka editor notasi, memutar potongan pendek rekaman berulang-ulang, memasukkan not satu per satu, lalu membetulkan ritmenya. Setelah itu, proses yang sama diulang untuk delapan birama berikutnya. Dengan transkripsi AI, sebagian besar pekerjaan itu selesai lewat pemrosesan audio selama beberapa menit, lalu kita merapikan hasilnya. Kalau kita memilih sumber yang tepat dan tahu bagian mana yang perlu diperbaiki, hasilnya bisa lebih baik.
Sumbernya bisa berupa permainan piano solo yang kita rekam dengan ponsel, permainan piano digital yang langsung direkam sebagai MIDI, atau rekaman seluruh band untuk lagu ciptaan sendiri. Ketiganya bisa diubah menjadi partitur piano lewat alur yang kurang lebih sama, tapi tiap sumber punya bagian yang perlu diperhatikan.
Tentukan apa yang dimaksud dengan “rekaman sendiri”
Pilih sumbernya sebelum memilih alat. “Rekaman sendiri” mencakup banyak jenis rekaman. Makin bersih sumbernya, makin sedikit pekerjaan untuk merapikan hasilnya. Beberapa sumber yang sering kita pakai:
- Kita merekam permainan piano solo dengan ponsel, mikrofon USB, atau piano digital. Rekaman ini membutuhkan paling sedikit pekerjaan untuk diubah menjadi partitur piano karena instrumen dalam rekaman dan partitur sama-sama piano.
- Kita merekam permainan piano digital langsung sebagai MIDI. Sumber ini lebih bersih daripada rekaman audio karena kita bisa melewatkan seluruh tahap pengubahan audio menjadi MIDI. Pekerjaan yang tersisa adalah mengubah MIDI menjadi notasi.
- Kita punya rekaman seluruh band untuk salah satu lagu sendiri. Mungkin sudah ada bagian piano di dalamnya, atau kita ingin membuat versi piano dari seluruh lagu. Keduanya pekerjaan yang berbeda, jadi jalurnya juga berbeda.
Tiap jenis sumber menempuh jalur yang sedikit berbeda sampai menjadi partitur piano. Untuk sumber audio, transkripsi AI ada di tengah alurnya. Pekerjaan sebelum dan sesudahnya bergantung pada sumber awal.
Pahami mengapa piano lebih sulit ditranskripsi
Menyalin permainan piano menjadi notasi lebih sulit daripada menyalin permainan kebanyakan alat musik dengan satu jalur melodi. Pada piano, banyak nada berbunyi bersamaan. Saat menyalin melodi gitar tunggal, model hanya perlu mengenali satu nada dalam satu waktu. Pada piano, model sering harus mengenali lima atau enam not sekaligus, membaginya antara tangan kanan dan kiri, lalu menangani not yang masih berbunyi bersamaan dengan sebagian not pada akor berikutnya.
Alat transkripsi piano terbaik kini sudah bisa menangani persoalan itu pada sebagian besar materi musik. Alat pengubah audio menjadi MIDI untuk berbagai instrumen bisa menghasilkan melodi yang bisa dipakai dari rekaman piano. Tapi untuk menghasilkan notasi kedua tangan yang rapi dengan susunan nada akor yang wajar, dibutuhkan model yang dilatih khusus dengan audio piano. Transkripsi piano Songscription dibuat untuk kebutuhan ini.
Ikuti alur pengerjaannya
Langkah 1: Pilih sumber atau perbaiki kualitasnya
Kualitas sumber lebih menentukan daripada pilihan alat. Rekaman piano dengan mikrofon di dekat instrumen dalam ruangan tenang menghasilkan transkripsi yang jauh lebih baik daripada rekaman permainan yang sama yang dibuat dengan ponsel dari ujung lain apartemen. Kalau ada rekaman yang lebih bersih, pakai itu. Kalau satu-satunya sumber adalah rekaman suara dari ponsel, tetap gunakan. Model masa kini cukup baik menangani rekaman ponsel, hanya saja kita perlu lebih banyak waktu untuk merapikan hasilnya.
Langkah 2: Tentukan bagian yang akan ditranskripsi
Untuk rekaman piano solo, bagian yang akan ditranskripsi sudah jelas. Untuk rekaman lain, tentukan dulu tujuannya. Kita mungkin ingin mengambil bagian piano yang sudah ada dalam rekaman, misalnya bagian keyboard pada rekaman band. Atau kita ingin membuat aransemen piano dari seluruh lagu, yang disebut reduksi piano. Untuk tujuan pertama, pisahkan trek audio piano lalu transkripsikan. Untuk tujuan kedua, transkripsikan melodi dan pergantian akornya, lalu susun ulang menjadi aransemen piano.
Langkah 3: Proses audio dengan alat transkripsi AI khusus piano
Unggah berkas ke alat khusus piano. Songscription mengubah audio menjadi notasi piano dalam satu langkah dan mengekspor hasilnya ke PDF, MusicXML, dan MIDI. Hasilnya berupa draf yang bisa kita baca, edit di piano roll, lalu ekspor. Untuk memahami teknologinya dan proses pengubahan audio menjadi MIDI lebih jauh, baca panduan mengubah audio menjadi MIDI.
Langkah 4: Periksa hasilnya sambil membandingkan dengan rekaman
Putar audio asli dan bandingkan dengan hasil transkripsinya. Dengan cara ini, kita menemukan lebih banyak kesalahan dalam waktu lebih singkat daripada kalau hanya membaca partitur. Dengarkan apakah ada not yang terlewat, not tambahan, not bas yang salah oktaf, atau kesalahan ritme karena not yang ditahan dipotong terlalu cepat. Editor piano roll yang tersinkron dengan audio asli paling cocok untuk tahap ini. Kita bisa menelusuri rekaman dan memperbaiki kesalahan tepat di tempatnya.
Langkah 5: Ekspor hasilnya, lalu rapikan di editor notasi kalau perlu
Untuk sebagian besar kebutuhan, PDF yang diekspor langsung dari alat transkripsi piano sudah cukup, baik untuk dikirim ke pemain, dicetak sebagai bahan latihan sendiri, maupun dibagikan kepada murid. Panduan mengekspor partitur piano ke PDF membahas pilihan ekspor di berbagai alat dan hal-hal yang perlu diperiksa sebelum mengekspor.
Kalau ingin menambahkan bagian ossia sebagai alternatif permainan, memberi penjarian sendiri, atau merapikan tata letak notasi, ekspor ke MusicXML lalu buka berkasnya di MuseScore, Dorico, atau editor notasi lain. Berkas MusicXML membawa not, ritme, pembagian not antara kedua tangan, dan sebagian besar tanda artikulasi. Kalau ingin berhenti dulu di MIDI dan mengedit bagian musiknya sebelum membuat notasi, ikuti jalur dalam panduan mengubah rekaman asli menjadi MIDI.
Sesuaikan pengerjaan dengan jenis sumber
Rekaman piano solo
Rekaman piano solo membutuhkan paling sedikit pekerjaan untuk ditranskripsi dan menghasilkan transkripsi AI paling bersih. Dengan sumber yang hanya berisi piano, model khusus piano biasanya sudah menghasilkan draf yang mencerminkan permainan aslinya dalam satu kali proses. Kita terutama perlu membetulkan bagian tertentu, misalnya satu not yang terlewat dalam rangkaian not cepat, satu suara dalam akor yang seharusnya masih ditahan tetapi berakhir terlalu awal, atau not bas rendah yang sesekali salah oktaf. Siapkan 10–20 menit untuk mengedit karya berdurasi tiga atau empat menit.
Rekaman seluruh band untuk lagu sendiri
Rekaman yang mencampur semua instrumen adalah sumber paling sulit. Langkah yang paling membantu adalah memisahkan trek audio sebelum transkripsi. Proses lagunya dengan alat pemisah trek audio seperti Moises, LALAL.AI, atau alat sejenis, lalu transkripsikan trek audio piano secara terpisah.
Kalau sejak awal lagunya tidak punya bagian piano, misalnya lagu yang didominasi gitar, lebih baik membuat aransemen piano daripada mencoba menyalin permainan piano yang memang tidak ada. Untuk kebutuhan ini, melodi dan bagan akor lebih menentukan daripada aransemen asli. Transkripsikan keduanya dulu, lalu susun versi pianonya secara manual atau dengan pembuat aransemen piano Songscription. Alat ini mengolah melodi dan progresi akor menjadi aransemen piano yang bisa dimainkan pada tingkat kesulitan yang kita pilih. Hasilnya masih berupa draf awal yang bisa diedit, belum menjadi karya final. Tapi untuk membuat versi piano dari lagu yang didominasi gitar, proses ini biasanya lebih cepat daripada menyusun aransemen dari nol.
Permainan piano digital yang direkam sebagai MIDI
Kalau merekam MIDI langsung dari piano digital, kita bisa melewatkan bagian paling rumit dalam alur ini. Nada dan waktu permainannya sudah tercatat persis, jadi kita hanya perlu mengubah MIDI menjadi notasi. Saat merapikannya, kita lebih banyak menentukan cara menulis notasi, seperti pembagian not antara kedua tangan, pembagian suara, dan penulisan ritme, daripada membetulkan kesalahan transkripsi. Kalau ada pilihan untuk merekam MIDI bersamaan dengan audio atau sebagai penggantinya, pakai pilihan itu. Panduan membuat aransemen piano membahas keputusan notasi yang perlu kita buat pada tahap ini.
Perbaiki bagian yang masih terlewat oleh AI
Model transkripsi piano terbaik saat ini pun masih bisa melewatkan detail. Kesalahannya biasanya muncul di beberapa bagian:
- Periksa not bas rendah. Nada di bawah paranada lebih sulit dikenali oleh model, jadi dengarkan kembali not-not pada oktaf paling rendah.
- Periksa bagian yang banyak memakai pedal sustain. Saat pedal membuat bunyi not bercampur, model bisa melewatkan awal bunyi not baru atau menahan not terlalu lama. Biasanya cukup mengedit beberapa titik tertentu di piano roll.
- Dengarkan jalur nada tengah yang pelan. Jalur nada tengah yang ditahan bisa tertutup oleh melodi dan bas yang lebih keras. Kalau kita tahu jalur itu ada, tambahkan secara manual.
Kesalahan-kesalahan ini masih bisa diperbaiki. Utamakan bagian-bagian itu saat mengedit. Musisi yang mengenal rekamannya bisa membetulkannya dalam hitungan menit, jauh lebih cepat daripada menulis notasi dari halaman kosong.
Tentukan isi partitur setelah transkripsi
Transkripsi AI mengubah cara kita memakai waktu saat mengolah rekaman sendiri. Lima tahun lalu, memasukkan not ke partitur paling menyita waktu. Sekarang, kita lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengedit hasilnya: memilih apa yang dipertahankan, apa yang disederhanakan, bagaimana mengubah susunan nada akor agar lebih jelas, dan di mana perlu menambahkan penjarian. Kita yang membuat keputusan itu. Saat mengedit notasi, pertimbangan musisi lebih berguna daripada pertimbangan model.
Kini kita bisa membuat partitur dari musik sendiri tanpa memasukkan semua not satu per satu. Rekaman berisik yang kita buat dengan ponsel di bus tur maupun rekaman studio yang bersih sama-sama bisa menghasilkan draf awal yang bisa dipakai. Kita lalu mengedit drafnya menjadi partitur sesuai pilihan musikal kita. Untuk mengolah rekaman sendiri, konverter lagu menjadi partitur piano mengubahnya menjadi partitur piano dan piano roll yang bisa diikuti sambil bermain dalam sekitar satu menit.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara mengubah rekaman menjadi partitur piano?
Pilih sumber paling bersih yang tersedia, proses dengan alat transkripsi AI khusus piano, lalu periksa drafnya sambil membandingkan dengan rekaman. Setelah itu, ekspor ke PDF, MusicXML, atau MIDI. Rekaman piano solo menghasilkan transkripsi paling bersih. Untuk rekaman seluruh band, biasanya hasilnya lebih baik kalau trek audio dipisahkan dulu. Hasil transkripsi masih berupa draf awal yang perlu kita edit di piano roll, belum menjadi partitur final.
Mengapa piano lebih sulit ditranskripsi daripada alat musik lain?
Pada piano, banyak nada berbunyi bersamaan. Model sering harus mengenali lima atau enam not sekaligus, menentukan not untuk tiap tangan, dan menangani not yang masih berbunyi saat akor berikutnya mulai. Alat musik dengan satu jalur melodi hanya memainkan satu nada dalam satu waktu. Karena itu, model khusus piano menghasilkan notasi untuk kedua tangan yang lebih rapi daripada alat pengubah audio menjadi MIDI untuk berbagai instrumen.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merapikan hasil transkripsi?
Untuk rekaman piano solo berdurasi tiga atau empat menit, siapkan sekitar 10–20 menit untuk mengedit hasilnya. Kesalahan biasanya muncul pada not bas rendah, bagian yang banyak memakai pedal, dan jalur nada tengah yang pelan. Musisi yang mengenal rekamannya bisa memperbaiki bagian-bagian ini dengan cepat di piano roll. Prosesnya lebih cepat daripada menulis notasi dari halaman kosong.
