TutorialTranskripsi musikAndrew Carlins•Waktu baca: 7 menit

Mengubah lagu menjadi partitur untuk murid

AI mengubah rekaman menjadi partitur yang bisa dipakai dalam beberapa menit. Cara kita menyesuaikan partitur menentukan manfaatnya untuk mengajar. Mulailah dengan memilih lagu, lalu periksa dan tata partiturnya sesuai kebutuhan murid yang kita ajar.

Mengubah lagu menjadi partitur untuk murid dengan AI: memilih lagu, mentranskripsikan, memeriksa hasil, dan menata partitur

Bagian dari panduan kami tentang transkripsi AI untuk guru musik.

Dulu, mengubah lagu menjadi partitur yang bisa dipakai membutuhkan waktu berjam-jam untuk mendengarkan dengan teliti. Transkripsi AI membuat prosesnya jauh lebih cepat. Guru yang memahami alurnya bisa mendapatkan hasil terbaik. Sekarang, memilih lagu dan menyesuaikan partitur untuk murid lebih menentukan hasil daripada proses konversinya sendiri.

Mulai dengan memilih lagu yang sesuai, proses rekamannya dengan alat transkripsi AI, periksa hasilnya, lalu tata partitur untuk murid. Setelah beberapa kali mencoba, seluruh proses ini membutuhkan sekitar 15–30 menit.

Langkah 1: pilih lagu yang sesuai

Pilih rekaman dengan bunyi yang jelas dari alat musik yang ingin ditranskripsikan. Balada dengan piano sebagai alat musik utama dan lagu rock yang menonjolkan gitar cocok untuk ini, karena alat musik utamanya terdengar menonjol dalam campuran audio. Rekaman yang padat dengan banyak lapisan synth atau kompresi kuat lebih sulit ditranskripsikan, tapi model terbaik tetap bisa menanganinya.

Sesuaikan lagu dengan kemampuan murid. Progresi akor sederhana dan melodi satu nada cocok untuk gitaris pemula. Pemain tingkat menengah bisa memainkan pola petikan jari atau akor dengan nada ekstensi. Biasanya, pilihan yang pas adalah lagu yang sedikit lebih sulit daripada kemampuan murid saat ini. Lagunya sudah cukup dikenal murid untuk membuat mereka ingin memainkannya dan cukup menantang untuk dijadikan bahan pelajaran.

Langkah 2: siapkan audio kalau perlu

Songscription menerima unggahan file audio dan tautan YouTube, jadi biasanya kita bisa menempelkan URL lalu langsung memulai transkripsi. Kalau file audionya sudah ada, unggah file itu. Kalau belum, biasanya kita bisa mencari rekamannya paling cepat di YouTube. File MP3 yang sudah diunduh, rekaman sendiri, atau file dari pustaka musik juga bisa dipakai. Spotify dan Apple Music tidak mengizinkan ekspor langsung, tapi kebanyakan sumber lain menyediakan rekaman yang bisa digunakan. Model umumnya bisa menangani campuran audio lengkap dengan baik, jadi kita tidak perlu memisahkan bunyi alat musiknya sebelum mulai.

Langkah 3: transkripsikan lagu dengan AI

Unggah audio, lalu pilih alat musik yang ingin ditranskripsikan dari menu pilihan. AI menganalisis rekaman dan membuat partitur atau tablatur gitar dalam hitungan detik. Kebanyakan lagu berdurasi sekitar tiga menit, jadi satu kali transkripsi sering kali cukup untuk seluruh lagu, termasuk bait, reff, bridge, dan bagian lainnya. Untuk rekaman yang lebih panjang, Pro mendukung transkripsi hingga 15 menit.

Setelah kita memulai transkripsi, hasilnya muncul di editor bawaan dalam bentuk notasi balok, tablatur gitar, atau lembar akor, sesuai alat musik yang dipilih.

Langkah 4: periksa hasilnya

Songscription mengenali not dengan baik. Kalau rekamannya bersih, hasilnya sering kali sudah hampir siap dicetak. Tetap periksa sebentar sebelum menyerahkan partitur kepada murid. Saat memeriksa, kita bisa menyesuaikan hasil transkripsi dengan kebutuhan murid dan membetulkan kesalahan kalau ada.

Penyesuaian itu dilakukan di editor piano roll bawaan. Kebanyakan guru hanya perlu mengubah beberapa not. Antarmukanya tidak rumit, jadi pemeriksaan ini tidak banyak menambah waktu persiapan.

Pikirkan juga bagian yang bisa dihapus. Transkripsi mencatat semua yang didengar model dalam rekaman, dan detailnya sering kali lebih banyak daripada yang dibutuhkan murid di halaman partitur. Mengurangi beberapa hiasan atau menyederhanakan jalur nada tengah yang terlalu ramai bisa membuat partitur lebih berguna untuk belajar. Karakter dasar lagunya tetap terjaga.

Buat versi yang bisa dimainkan murid dengan kemampuan mereka saat ini dan tetap mempertahankan ciri utama lagunya. Beberapa penyesuaian dari guru bisa membuat hasilnya terasa disiapkan khusus untuk murid yang kita ajar.

Langkah 5: tata partitur untuk murid

Ekspor hasilnya dalam format yang sesuai untuk murid. Songscription mendukung PDF, Guitar Pro, MusicXML, dan MIDI. Pilih berdasarkan cara murid membaca musik dan materi yang akan kita berikan.

Sebelum mengekspor, hapus not hias kecil, susunan nada akor ekstensi, dan hiasan lain yang memenuhi halaman tanpa membantu murid pemula mempelajari lagu. Sederhanakan ritme yang rumit bila perlu. Alat otomatis untuk menyesuaikan tingkat kesulitan partitur di Songscription bisa membantu mengerjakan banyak penyesuaian ritme itu. Kepala not yang lebih besar dan jarak antarbirama yang lebih lega membantu murid membaca sekilas. Agar partitur jauh lebih berguna saat belajar, tambahkan juga tanda kecil yang kita buat sendiri, misalnya lingkaran pada pergantian akor yang sulit atau saran penjarian di atas bagian yang belum lancar.

Jadikan kesalahan kecil sebagai bahan latihan

Kadang murid menemukan kesalahan kecil dalam partitur. Manfaatkan itu sebagai kesempatan berlatih. Mengenali perbedaan antara notasi dan bunyi rekaman berguna bagi musisi di semua tingkat. Murid bisa melatih keterampilan ini dengan partitur hasil transkripsi. Ajak murid mendengarkan dengan teliti dan menandai bagian yang terdengar kurang tepat. Membandingkan partitur dengan rekaman termasuk latihan pendengaran yang paling berguna dalam pelajaran musik. Keterampilan yang sama juga dipakai saat belajar mentranskripsikan musik dengan mendengarkan.

Jelaskan sejak awal bahwa notasi adalah panduan, bukan aturan yang harus selalu diikuti. Kesalahan kecil yang sesekali muncul dalam hasil AI pun bisa menjadi bahan diskusi tanpa kita perlu meminta maaf setiap kali. Manfaat seperti ini mungkin tidak langsung terpikir saat kita mulai memakai transkripsi AI untuk mengajar.

Siapkan materi sesuai kebutuhan murid

Alurnya sama saat kita menyiapkan materi untuk pianis pemula maupun gitaris yang baru mempelajari lagu pertama dengan teknik petikan jari. AI mengubah audio menjadi notasi. Setelah itu, kita menentukan bagian yang perlu disederhanakan atau diubah, serta materi yang dibutuhkan murid ini agar bisa maju.

Waktu persiapan memang salah satu kendala dalam mengajar musik. Kalau guru bisa membuat partitur yang disesuaikan untuk murid dalam 15 menit, materi pelajaran bisa disesuaikan dengan lagu yang ingin dipelajari murid tanpa harus terpaku pada pilihan dalam buku metode. Saat menyiapkan satu lagu dengan Songscription, kita bisa melihat berapa banyak waktu yang dihemat.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana cara mengubah lagu menjadi partitur untuk murid?

Pilih lagu yang sedikit lebih sulit daripada kemampuan murid saat ini. Pastikan bunyi alat musik yang ingin ditranskripsikan terdengar jelas dalam rekamannya. Proses rekamannya dengan alat transkripsi AI untuk membuat partitur atau tablatur gitar dalam hitungan detik, lalu periksa hasilnya di editor piano roll. Kebanyakan guru hanya perlu mengubah beberapa not sebelum menata dan mengekspor hasilnya untuk murid.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mentranskripsikan lagu dengan AI?

AI menganalisis rekaman dan membuat notasi dalam hitungan detik. Setelah beberapa kali mencoba, seluruh proses dari memilih lagu, mentranskripsikan, memeriksa hasil, sampai menata partitur untuk murid membutuhkan sekitar 15–30 menit. Sebagian besar waktu itu dipakai untuk memutuskan penyesuaian yang diperlukan, bukan untuk konversinya sendiri.

Bagaimana menangani kesalahan dalam hasil transkripsi AI untuk murid?

Jadikan kesalahan kecil yang sesekali muncul sebagai bahan latihan pendengaran. Mengenali perbedaan antara notasi dan bunyi rekaman adalah keterampilan yang berguna, jadi ajak murid mendengarkan dengan teliti dan menandai bagian yang terdengar kurang tepat. Jelaskan sejak awal bahwa notasi adalah panduan, bukan aturan yang harus selalu diikuti. Kekurangan kecil dalam hasil transkripsi pun bisa menjadi bahan diskusi.

Tentang penulis

Andrew Carlins

Ditulis oleh

Andrew Carlins

Salah satu pendiri dan CEO Songscription

Andrew mendirikan Songscription di Stanford bersama beberapa teman sesama musisi. Mereka sudah bosan mencari partitur lagu yang ingin dimainkan, tapi tidak kunjung menemukannya. Sejak kecil, ia bermain piano dan saksofon bariton serta tampil di teater musikal. Meski sudah bertahun-tahun tidak tampil, ia masih menganggap dirinya cukup jago. Ia menulis tentang cara membuat partitur dari rekaman lagu.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.