Blog Songscription dan sumber belajar transkripsi musik
Baca panduan Songscription tentang transkripsi musik, partitur, MIDI, piano roll, dan belajar musik dengan bantuan AI. Ada juga pembaruan produk dan pengumuman dari tim Play Anything.
Buat partitur yang bisa dibaca, diedit, dan dicetak dari sebuah lagu. Pelajari cara menyederhanakan dan mengaransemennya sesuai kemampuan bermain, lalu mengekspor partitur yang rapi ke PDF atau MusicXML.
Saat mengaransemen lagu untuk paduan suara, kita membaginya menjadi bagian sopran, alto, tenor, dan bas yang nyaman dinyanyikan. Mulai dari partitur yang bisa diedit, kita menyusun melodi dan harmoni untuk paduan suara SATB, lalu menempatkan lirik di bawah notnya.
Hasil transkripsi masih berupa draf yang perlu diperiksa. Karena itu, kita perlu partitur yang bisa diedit untuk memperbaiki not dan ritme, mengubah nada dasar, mengatur pembagian tangan, lalu mengekspor salinan yang sudah rapi. Gambar partitur saja tidak cukup untuk mengubah musiknya.
Setiap Desember, kita mencari partitur lagu yang ingin dimainkan saat musim liburan. Tapi nada dasarnya tidak cocok, tingkat kesulitannya tidak pas, atau partiturnya belum ada. Mulai dari rekaman untuk membuat partitur yang bisa diedit, lalu sesuaikan dengan pemainnya, baik untuk lagu Natal tradisional maupun lagu musim liburan modern.
Lagu yang paling berarti di pernikahan sering kali belum punya partitur. Kalau ada pun, nada dasarnya belum tentu cocok dengan penyanyi atau alat musik yang akan memainkannya. Dari iringan masuk hingga dansa pertama, kita bisa mengolah rekaman lagu pilihan menjadi partitur untuk acara.
File Guitar Pro menyatukan tab, notasi balok, dan data pemutaran dalam satu dokumen yang bisa diedit. Banyak gitaris lebih memilihnya daripada PDF yang hanya menampilkan notasi seperti di halaman cetak. File .gp atau .gpx bisa dibuka di Guitar Pro maupun aplikasi lain. Kita juga bisa membuat file Guitar Pro dari rekaman.
Pada instrumen transposisi, nada yang tertulis berbeda dari nada yang terdengar. Karena itu, trompet dan piano tidak menghasilkan nada yang sama saat membaca not yang sama. Penjarian yang sama dan not yang tetap terbaca pada paranada menjadi alasan penggunaannya. Tabel lengkapnya mencakup instrumen B♭, E♭, F, dan instrumen bernada konser.
Kalau kita memberikan partitur dengan concert pitch kepada pemain terompet, nadanya akan terdengar satu nada lebih rendah dari yang seharusnya. Terompet standar bernada dasar B♭, jadi nada dasar yang dibacanya berbeda dari piano. Kita perlu tahu interval transposisinya, kenapa partitur dengan concert pitch terdengar tidak pas, dan cara membuat partitur dalam nada dasar yang sesuai tanpa menghitung interval satu per satu.
Klarinet B♭ membaca not satu sekon mayor di atas nada konser. Kalau pemain klarinet langsung membaca partitur piano, lagu akan terdengar dalam nada dasar yang salah. Kita perlu menaikkan notnya dengan interval yang tepat, lalu memperhatikan letaknya di register klarinet. Partitur dalam nada dasar yang sesuai juga bisa dibuat tanpa mentransposisi satu per satu secara manual.
Partitur horn F ditulis satu kuint murni di atas nada yang terdengar. Intervalnya berbeda dari alat musik tiup dalam B♭ dan E♭. Untuk menyiapkan partitur horn, kita perlu tahu seberapa jauh notnya harus dinaikkan dan kenapa partitur dalam concert pitch akan menghasilkan nada yang salah. Kita juga bisa membuatnya dari rekaman tanpa menghitung sendiri intervalnya.
Dengan sistem angka Nashville, band bisa membaca satu bagan untuk memainkan lagu di nada dasar apa pun. Tapi semua aplikasi pembuat bagan masih mengharuskan kita mengenali akor sendiri dengan mendengarkan rekaman sebelum mengetikkan angka. Kita bisa mengenali akor secara otomatis dulu, lalu mengubahnya menjadi bagan angka.
Momen yang paling menyentuh saat penyembahan sering muncul spontan, tanpa lembar akor. Kita bisa menuliskan lagu spontan itu dari rekamannya, begitu juga lagu yang baru rilis dan belum tersedia partiturnya dari penerbit.
Kalau pemain saksofon membaca partitur bernada konser apa adanya, nada yang terdengar akan meleset. Pahami cara kerja instrumen transposisi, interval tiap saksofon, dan cara membuat partitur dengan nada yang sesuai tanpa menghitung interval sendiri.