PanduanPanduanSongscription•Waktu baca: 9 menit

Pahami format file musik: MIDI, MusicXML, PDF, Guitar Pro, dan cara mengekspornya

Format MIDI, MusicXML, PDF, Guitar Pro, dan aplikasi yang kita pakai untuk membukanya menentukan apakah hasil transkripsi masih bisa diedit atau menjadi gambar saja. Kenali isi tiap format, pilih format ekspor Songscription sesuai kebutuhan, lalu buka hasilnya di MuseScore, Sibelius, Dorico, Guitar Pro, atau DAW.

Panduan lengkap format file musik yang menjelaskan isi MIDI, MusicXML, dan PDF, pilihan format ekspor, serta cara membuka file di aplikasi notasi dan DAW

Setelah mentranskripsi lagu, format ekspor menentukan apa yang bisa kita lakukan berikutnya. Musik yang sama bisa menjadi kumpulan not yang bisa diedit di DAW, partitur yang bisa diedit di aplikasi notasi, file tab untuk aplikasi gitar, atau gambar yang siap dicetak. Kalau salah memilih, kita mungkin harus memasukkan ulang musiknya secara manual nanti. Hampir semua kebutuhan bisa dipenuhi dengan beberapa format: MIDI, MusicXML, PDF, dan Guitar Pro untuk gitar. Pilih berdasarkan isi file yang dibutuhkan dan tempat kita akan membukanya, baik MuseScore, Sibelius, Dorico, Guitar Pro, maupun DAW.

Pilih format sesuai tujuan

Mulai dari apa yang ingin kita lakukan dengan filenya, lalu baca panduan yang sesuai sebelum mengekspor.

TujuanFormatPanduan
Mengedit partiturMusicXMLMusicXML atau MIDI
Memasukkan not ke DAWMIDIMusicXML atau MIDI
Membaca, mencetak, atau membagikanPDFPerbandingan MusicXML, MIDI, dan PDF
Mengedit tab gitarGuitar ProMengenal file Guitar Pro
Melihat semua pilihan ekspor SongscriptionSemuaFormat ekspor Songscription
Membuka file di aplikasi yang dipakaiMusicXMLBuka MusicXML di aplikasi musik

Kenali isi tiap format

Perbedaan utamanya ada pada data yang disimpan di dalam file.

  • MIDI menyimpan data tentang cara musik dimainkan. Data ini mencatat not apa yang dimainkan, kapan tiap not mulai dan berhenti, serta seberapa kuat dimainkan. Tampilan musik pada paranada tidak ikut tersimpan. MIDI cocok untuk DAW karena notnya bisa diedit sebagai data untuk menghasilkan bunyi. Untuk notasi, hasilnya kurang cocok karena aplikasi harus menafsirkan penulisan nama nada dan ritmenya saat menyusun partitur.
  • MusicXML menyimpan notasinya sendiri: penulisan nama nada, pengelompokan not dengan garis penghubung, tanda artikulasi, lirik, beberapa paranada, dan tata letak. Format terbuka ini didukung banyak aplikasi dan dibuat untuk memindahkan partitur antaraplikasi tanpa mengetik ulang notnya. Pilih MusicXML kalau musiknya perlu tetap bisa dibaca dan diedit sebagai partitur.
  • PDF menyimpan gambar halaman yang sudah selesai dengan tampilan yang tidak berubah. Format ini cocok untuk membaca, mencetak, dan membagikan partitur, tapi tidak untuk mengedit notnya. Notnya berupa piksel, bukan data not. Simpan PDF sebagai salinan akhir untuk dibagikan setelah partitur selesai.
  • Guitar Pro menyimpan tab gitar, notasi balok, dan data pemutaran dalam satu file yang bisa diedit. Itu sebabnya pemain gitar lebih memilihnya daripada tab dalam PDF yang tampilannya tidak berubah. Songscription mengekspor file Guitar Pro (.gp5) yang bisa dibuka di Guitar Pro atau aplikasi pembaca gratis seperti TuxGuitar. Setelah dibuka, penjarian dan tabnya bisa diedit. Baca Mengenal file Guitar Pro untuk mengetahui isi format ini dan cara membukanya.

MIDI dan MusicXML paling sering tertukar. MusicXML atau MIDI menjelaskan lebih jauh mengapa salah satunya menyimpan tampilan partitur, sedangkan yang lain tidak. Untuk membandingkan MIDI, MusicXML, dan PDF, baca Perbandingan MusicXML, MIDI, dan PDF.

Pilih format ekspor Songscription

Songscription mentranskripsi rekaman menjadi partitur yang bisa diedit. Pilih MusicXML untuk mengedit notasi, MIDI untuk memasukkan not ke DAW, PDF untuk mencetak atau membagikan halaman yang sudah selesai, dan Guitar Pro untuk mengedit tab di aplikasi gitar. Format ekspor yang didukung Songscription memuat daftar lengkap beserta kegunaannya. Cocokkan dengan kebutuhan sebelum mengekspor agar tidak memilih PDF saat masih perlu mengedit, atau MIDI saat yang dibutuhkan adalah partitur yang rapi.

Buka file di aplikasi yang dipakai

File perlu bisa dibuka dengan benar di aplikasi yang kita pakai. Untuk aplikasi notasi, gunakan MusicXML. Cara membuka MusicXML di MuseScore, Sibelius, dan Finale menjelaskan langkah impor di tiap aplikasi. Kalau ingin memakai aplikasi gratis, panduan impor hasil ekspor Songscription ke MuseScore menjelaskan prosesnya dari awal sampai akhir. Panduan impor ke MuseScore, Sibelius, Finale, dan Logic juga mencakup cara memasukkan musik ke DAW lewat MIDI.

MakeMusic menghentikan Finale pada 2024. Finale tidak lagi menerima pembaruan dan tidak bisa dibeli, tapi masih bisa membuka file kalau sudah terpasang. Kalau ingin pindah dari Finale, simpan partiturnya sebagai MusicXML, lalu buka di aplikasi yang masih dikembangkan. Pilihannya antara lain MuseScore yang gratis atau Dorico, yang disarankan MakeMusic kepada pengguna Finale. Sibelius juga sering dipakai untuk membuka MusicXML.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya MIDI dan MusicXML?

MIDI mencatat not apa yang dimainkan, kapan tiap not mulai, berapa lama dimainkan, dan seberapa kuat dimainkan. Tampilan musik pada paranada tidak ikut tersimpan, jadi aplikasi harus menafsirkan notasinya saat membuka file MIDI. MusicXML menyimpan notasinya sendiri, termasuk penulisan nama nada, pengelompokan not dengan garis penghubung, tanda artikulasi, lirik, dan tata letak. Saat dibuka di aplikasi lain, partitur tetap tampil seperti saat ditulis. Pilih MIDI untuk mengolah musik di DAW atau mengubah bunyinya, dan MusicXML untuk menghasilkan partitur yang bisa dibaca.

Format ekspor Songscription mana yang sebaiknya dipilih?

Pilih format ekspor sesuai aplikasi atau keperluan berikutnya. Ekspor MusicXML untuk mengedit partitur di aplikasi notasi seperti MuseScore, Sibelius, atau Dorico. Ekspor MIDI untuk memasukkan not ke DAW seperti Logic, Ableton, atau FL Studio. Pilih PDF kalau cuma perlu membaca, mencetak, atau membagikan halaman yang sudah selesai dan tidak perlu mengeditnya lagi. Untuk gitar, ekspor Guitar Pro agar tabnya tetap bisa diedit di Guitar Pro atau TuxGuitar. MusicXML, MIDI, dan Guitar Pro masih bisa diedit, sedangkan PDF menyimpan musik sebagai gambar yang tidak berubah.

Bisakah file MusicXML dibuka di MuseScore, Sibelius, atau Dorico?

Bisa. MusicXML adalah format terbuka untuk memindahkan partitur antaraplikasi tanpa memasukkan ulang notnya. Semua aplikasi notasi utama bisa membaca dan menyimpan format ini. MuseScore gratis dan bisa langsung membuka MusicXML. Sibelius dan Dorico juga bisa mengimpornya. Format ini juga praktis untuk pindah dari Finale, yang dihentikan MakeMusic pada 2024. Partitur Finale yang disimpan sebagai MusicXML bisa dibuka di aplikasi yang masih diperbarui.

Bisakah partitur PDF diedit?

Tidak. PDF menyimpan gambar halaman yang tidak berubah untuk dibaca dan dicetak, bukan untuk mengubah not. Untuk mengedit musiknya, ekspor MusicXML lalu buka di aplikasi notasi. Untuk mengubah bunyi atau aransemen, ekspor MIDI lalu masukkan ke DAW. Simpan PDF sebagai salinan akhir yang siap dibagikan setelah selesai mengedit.

Cara tercepat untuk melihat bedanya adalah mengekspor lagu yang sama dalam ketiga format. Unggah rekaman di Songscription, lalu ekspor sebagai MusicXML, MIDI, atau PDF.

Tentang penulis

Songscription

Ditulis oleh

Songscription

Dibuat oleh musisi, untuk musisi

Songscription mengubah rekaman apa pun menjadi partitur, MIDI, dan tab. Artikel ini ditulis oleh kami, musisi dan insinyur yang membuat alat-alat yang dulu ingin kami punya. Kami serius soal not, bahkan lebih serius lagi soal permainan kata. Maaf sebelumnya kalau beberapa lelucon kami terdengar fals.

Kenali tim kami

Baca artikel lain dengan topik yang sama.