Komposer dan penulis lagu sering menghabiskan banyak waktu untuk pekerjaan yang paling sedikit melibatkan kreativitas: menuliskan bunyi menjadi notasi. Ide muncul saat kita bermain piano, lalu sejam kemudian kita sudah lupa idenya. Sesi jam menghasilkan bagian reff terbaik sepanjang tahun, tapi tidak ada yang mencatatnya. Ada sesuatu yang menarik dalam lagu yang kita kagumi, tapi kita belum tahu apa. Kita pun mendengarkan rekamannya berulang kali untuk mencari tahu notnya.
Transkripsi AI memangkas waktu untuk pekerjaan itu. Rekam apa yang kita mainkan atau masukkan rekaman lagu yang ingin dipelajari. Hasilnya berupa partitur yang bisa diedit dan MIDI untuk dikembangkan lagi. Komposer dan penulis lagu memakainya untuk beberapa kebutuhan di bawah ini. Masing-masing punya panduan yang lebih rinci, termasuk cara melanjutkan hasilnya di DAW dan aplikasi notasi.
Pilih panduan sesuai tujuan
Pilih kebutuhan yang sesuai, baca panduannya, lalu lanjutkan lewat tautan di kolom terakhir.
| Tujuan | Panduan | Langkah berikutnya |
|---|---|---|
| Menyimpan ide sebelum terlupakan | Simpan ide musik sebelum lupa | Buat akun gratis |
| Mengubah improvisasi menjadi partitur | Dari improvisasi piano ke partitur akhir | Unggah rekaman |
| Mencatat sesi jam atau sesi rekaman | Catat hasil sesi jam | Coba Songscription gratis |
| Mempelajari lagu yang dikagumi | Pelajari lagu yang kita kagumi | Unggah rekaman |
| Memakai hasilnya di DAW dan aplikasi notasi | Songscription dalam proses menulis musik | Buat akun gratis |
Simpan musik yang baru dimainkan
Kebutuhan yang paling umum cukup sederhana: kita baru memainkan sesuatu yang bagus dan ingin menuliskannya sebelum lupa. Rekaman suara singkat sudah cukup untuk dimasukkan ke Songscription. Panduan menyimpan ide musik sebelum lupa membahas kebiasaan merekam itu. Kalau bagian yang dimainkan secara bebas perlu ditulis menjadi notasi yang terbaca, dengan ritme dan garis birama yang masuk akal, baca panduan mengubah improvisasi piano menjadi partitur akhir. Artikel cara komposer menyimpan ide dengan cepat menjelaskan secara singkat mengapa menuliskan ide sering menjadi hambatan dalam menghasilkan karya.
Catat hasil sesi jam atau sesi rekaman
Saat bermain bersama, ide musik muncul lebih cepat daripada yang bisa dicatat siapa pun di ruangan itu. Rekam sesinya, lalu transkripsikan setelah selesai supaya bagian yang dimainkan tetap tersimpan dan tidak cuma bergantung pada ingatan.
Panduan mencatat hasil sesi jam membahas kebutuhan band. Artikel transkripsi AI untuk musisi sesi membahas cara mengubah satu take menjadi partitur yang bisa cepat dibaca pemain lain. Untuk mengubah sesi rekaman langsung atau sketsa musik menjadi notasi yang bisa digarap tim musik film, baca transkripsi AI untuk musik film. Kalau beberapa alat musik saling bertumpuk dalam satu rekaman, panduan transkripsi multi-instrumen menjelaskan kapan sebaiknya memakai Multi-Instrument untuk mentranskripsikan semua bagian sekaligus dan kapan hasilnya lebih bersih kalau tiap bagian ditranskripsikan satu per satu.
Pelajari lagu yang kita kagumi
Penulis musik belajar dengan mengurai karya orang lain. Membaca susunan nada akor, pergerakan nada bas, atau ritme sebuah frasa secara tepat memberi lebih banyak pemahaman daripada menebaknya. Panduan memakai transkripsi AI untuk menganalisis lagu yang kita kagumi membahas cara membaca apa yang dimainkan dalam rekaman setelah notasinya tersedia. Ini untuk belajar sendiri. Sebagian besar lagu dilindungi hak cipta, dan membacanya untuk belajar berbeda dengan menyalin atau menyebarkan hasil transkripsinya. Soal hak cipta dibahas di akhir artikel.
Lanjutkan di aplikasi yang biasa dipakai
Hasil transkripsi baru berguna kalau bisa dipakai di tempat kita biasa bekerja. Songscription mengekspor MIDI untuk DAW dan MusicXML untuk aplikasi notasi. Ide yang sudah direkam bisa masuk ke proyek atau partitur yang sedang kita garap tanpa memasukkan ulang notnya.
Panduan memakai Songscription dalam proses menulis musik masa kini membahas perpindahan bolak-balik antara audio, DAW, dan penataan partitur. Artikel cara komposer memakai transkripsi AI memberi gambaran yang lebih luas. Untuk memilih format ekspor, baca panduan format berkas musik yang menjelaskan informasi apa saja yang tersimpan dalam MIDI, MusicXML, dan PDF.
Panduan terkait
- Untuk menyimpan dan mengembangkan ide, baca simpan ide musik sebelum lupa, dari improvisasi ke partitur akhir, dan simpan ide dengan cepat.
- Untuk sesi rekaman dan band, baca catat hasil sesi jam, transkripsi AI untuk musisi sesi, dan transkripsi AI untuk musik film.
- Untuk belajar dan melanjutkan pekerjaan, baca pelajari lagu yang kita kagumi, cara komposer memakai transkripsi AI, dan proses menulis musik.
- Untuk hak cipta dan penjualan, baca bolehkah menjual transkripsi dan aransemen yang kita buat.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana komposer dan penulis lagu memakai transkripsi AI?
Biasanya untuk mengubah bunyi menjadi notasi lebih cepat daripada menulisnya sendiri. Komposer merekam ide, sesi jam, atau improvisasi, lalu memasukkan rekamannya ke Songscription. Hasilnya berupa partitur yang bisa diedit dan MIDI untuk dikembangkan lagi. Songscription juga bisa mentranskripsikan lagu yang ingin dipelajari, supaya kita bisa membaca persis apa yang ditulis penciptanya. Kita pun bisa mulai menggarap musiknya tanpa lebih dulu menghabiskan waktu mencari not satu per satu dengan mendengarkan rekaman.
Bisakah improvisasi atau melodi yang disenandungkan diubah menjadi notasi?
Bisa. Apa pun yang bisa direkam bisa ditranskripsikan oleh Songscription. Mainkan improvisasi di piano, senandungkan melodi ke ponsel, atau rekam sesi jam. Songscription menuliskan notnya dalam partitur yang bisa diedit, dirapikan, dan diaransemen. Kita bisa memperbaiki ritme atau mengubah ejaan nada dalam akor dalam hitungan detik, tanpa harus mentranskripsikan semuanya sendiri.
Bisakah hasil transkripsi dipakai di DAW dan aplikasi notasi?
Bisa, hasilnya memang disiapkan untuk itu. Songscription mengekspor MIDI untuk DAW dan MusicXML untuk aplikasi notasi seperti MuseScore, Sibelius, dan Dorico. Ada juga PDF kalau kita cuma perlu membaca atau mencetak partiturnya. Ide yang sudah direkam bisa langsung masuk ke proyek yang sedang dikerjakan atau ke aplikasi untuk menata partitur akhir, tanpa memasukkan ulang notnya.
Apakah boleh mentranskripsikan lagu yang ingin dipelajari?
Mentranskripsikan rekaman untuk belajar dan berlatih sendiri berbeda dengan membawakan, menyalin, menjual, atau menyebarkan hasilnya. Sebagian besar lagu dilindungi hak cipta, dan transkripsi atau aransemennya termasuk karya turunan. Musisi biasa mempelajari susunan lagu untuk belajar sendiri. Kalau ingin membagikan atau menjual hasilnya, minta izin pemegang hak cipta lebih dulu.
Untuk mulai dengan cepat, gunakan rekaman musik yang terakhir kita mainkan. Unggah rekaman ke Songscription untuk mendapatkan partitur yang bisa diedit dan MIDI.
